15:00 . Jokowi Longgarkan Prokes, Penjual Masker di Tuban Masih Bertahan   |   14:00 . Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan di PIT Naik!   |   13:00 . Libur Akhir Pekan, Pengunjung Wisata Pantai Remen Tuban Capai 2.000 Orang   |   12:00 . Terlanjur Nyaman, Sebagian Masyarakat Tuban Enggan Lepas Masker   |   11:00 . Ini Tiga Tokoh Kunci pada Mitos Goa Ngerong   |   10:00 . Pengelola Mangrove Center Tuban Keluhkan Fenomena Banjir Rob   |   09:00 . Warga Prunggahan Kulon Ditemukan Tewas di Bekas Tambang, Ini Kronologinya!   |   08:00 . Orangtua, Ini Tips Mendorong Anak untuk Mau Mengonsumsi Makanan Sehat   |   18:00 . Jatim Series Jember Jadi Evaluasi Rider ISSI Tuban Sebelum Porprov 2022   |   17:00 . Suzuki Baleno Kecelakaan Karambol Libatkan Dua Truk   |   16:00 . Jembatan Glendeng Resmi Ditutup, Pemotor Pilih Jalan Alternatif   |   15:00 . Jokowi Serukan Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri di Peluncuran Gernas BBI   |   14:00 . Hanya 2 Jam, 134 Anak di Tuban Selesai Dikhitan Massal   |   13:00 . PKL Taman Sleko Tuban Diminta Tak Ganggu Pengguna Jalan   |   12:00 . Ketakutan Warga Gesikharjo Sandarkan Kapalnya Dekat Makam Asmoroqondi   |  
Mon, 23 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Warga Tuban Turun Tangan Tambal Jalan Nasional Berlubang

bloktuban.com | Friday, 28 February 2020 17:00

Warga Tuban Turun Tangan Tambal Jalan Nasional Berlubang

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Kondisi jalan nasional di Kabupaten Tuban berlubang/rusak mengundang perhatian komunitas dan warga sekitar. Mereka secara swadaya menambal lubang yang dirasa memicu terjadi kecelakaan lalu lintas bagi pengguna jalan, Jumat (28/2/2020).

Pantauan terakhir, warga di Kecamatan Bancar, Tambakboyo, dan Tuban Kota yang turun ke jalan. Penambalan lubang dilakukan dengan mengurug dengan tanah pedel sampai penyemenan.

Pelaku aksi sosial tersebut salah satunya Forum Relawan Tambakboyo (FRT) bersama masyarakat setempat. Muhammad Sanep warga Desa/Kecamatan Tambakboyo menjelaskan pengebrukan jalan berlubang menggunakan batu pedel dilakukan swadaya atas dasar kemanusiaan.

Apalagi pasca adanya korban meninggal terlindas roda truk tronton di jalan raya Kecamatan Jenu, akibat truk menghindari lubang-lubang yang berjejer hampir disemua bahu jalan.

"Kami mendengar ada ibu-ibu yang meninggal karena kecelakaan di Jenu akibat jalan berlubang itu, kemudian kami bersama warga merasa terpanggil dan berinisiatif untuk mengebruk jalan berlubang di sepanjang jalan Kecamatan Tambakboyo ini," jelas pria yang memfokuskan diri menjadi relawan Tuban.

Penambalan jalan tersebut dilakukan di sepanjang jalan jalur Pantura Kecamatan Tambakboyo, masing-masing di Desa Pabean, kemudian di depan pasar Tambakboyo, hingga di Desa Bentoro.

Untuk itu, pihaknya juga berharap agar pemerintah dapat cepat tanggap untuk segera melakukan perbaikan di jalan-jalan yang berlubang tersebut, agar tidak lagi menimbulkan korban jiwa, apalagi sampai meninggal.

"Mati karena kecelakaan akibat menghindari jalan berlubang itu kan sangat konyol. Maka itu kami sangat berharap agar pemerintah segera melakukan tindakan untuk menambal jalan berlubang," imbuhnya.

Senada dengan Sutomo warga Kelurahan Karangsari Kecamatan Tuban. Dia bersama warga lainnya mengecor jalan berlubang di sekitar Jembatan Mangunjoyo Jalan nasional PB. Sudirman.

"Jalan yang kami semen/cor lebarnya 40 centimeter," sambungnya.

Beberapa hari sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tuban, bersama Kabag Umum Protokol dan Komunikasi Pimpinan, dan Pejabat Pengambil Komitmen (PPK) 4.4 Bulu-Tuban-Sadang Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, Siska Yovina Ervitasari serta sejumlah pejabat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tuban meninjau jalan rusak di seputaran kawasan Jati Peteng Kecamatan Jenu.

Peninjauan ini untuk mengetahui secara langsung dan menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat pengguna jalan belakangan ini. 

Siska Yovina menjelaskan mulai tahun 2019 yang lalu anggaran perawatan rutin jalan nasional mulai Perbatasan Tuban-Rembang sampai Lamongan-Gresik tidak ada. "Untuk perbaikan jalan yang rusak harus menunggu proses lelang oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional," terangnya. 

Untuk lelang tahun 2020 ini, lanjut Siska sedang dalam proses, sehingga pada akhir Februari atau awal Maret sudah bisa dilaksanakan kontrak dan dilaksanakan pengerjaan perbaikan jalannya. Dari Pantauan PPK 4.4 ada tiga titik jalan yang akan diperbaiki.

“Tetapi tidak menutup kemungkinan setelah dilakukan Fit anginering akan ditambah lokasi untuk diperbaiki,” jelasnya.

Adapun tiga titik yang akan dilaksanakan perbaikan di antaranya Jalan Panglima Sudirman sekitar pembangunan Rigid Tahun lalu, di sekitar jembatan pancer dekat terminal baru, dan kawasan Wilis sampai jati peteng Jenu. 

"Kami target perbaikan ini tuntas Desember 2020," tandasnya. [ali/col]

Tag : Tambal, ban , Jalan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more