11:00 . Kopi Dicampur Kunyit Bisa Mencegah Diabetes? Ini Alasannya   |   10:00 . Trending Youtube, Lirik Lagu Ay-Yo - NCT 127 (Repackaged) Lengkap Beserta Terjemah Indonesia   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 31 Januari Turun di Level Rp1.027.000 Per Gram   |   08:00 . Keutamaan Mengamalkan Doa Sapu Jagat, Dibaca Setelah Sholat Fardhu   |   07:00 . Resep Prol Tape Tanpa Pakai Mixer, Bisa Langsung Dicoba di Rumah   |   18:00 . Ular Piton Sepanjang 4 Meter Ditemukan di Kandang Ayam Milik Warga di Tuban   |   17:00 . Satus Sengketa Tanah Warga dan Polri di Tuban, Adalah Lapangan Tembak Milik Polres   |   16:00 . Boster ke-2 Sudah Disediakan Bagi Masyarakat Tuban Untuk Cegah Varian Covid Lainnya   |   15:00 . Narapidana Terorisme asal Kudus Dibebaskan Bersyarat oleh Lapas Tuban   |   14:00 . Mengenal Ajian di Budaya Jawa yang Telah Ada Sejak Jaman Dulu   |   13:00 . Turun Rp5.000, Cabai Rawit di Tuban Kini Jadi Rp50.000/Kilogram   |   12:00 . 5 Lokasi Beli Ice Cream Enak dan Murah di Tuban   |   11:00 . Manfaat Bersihkan Area Gigi dengan Siwak, Sunnah Rasulullah Sejak Dulu   |   10:00 . Lirik Lagu No Comment - Tuty Wibowo Feat Bunda Corla Kembali Viral   |   09:00 . Penghujung Januari 2023, Harga Emas Antam Stagnan Selama 3 Hari di Level Rp1.029.000 Per Gram   |  
Tue, 31 January 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Klaim BPJS Terlambat, Direktur RSUD Koesma Hampir Pinjam Uang Bank untuk Gaji Karyawannya

bloktuban.com | Friday, 27 December 2019 09:00

Klaim BPJS Terlambat, Direktur RSUD Koesma Hampir Pinjam Uang Bank untuk Gaji Karyawannya


Reporter : Ali Imron

blokTuban.com – Bulan Juli lalu, 800 karyawan RSUD dr. R. Koesma Tuban hampir tak gajian. Sebab, di kas RS milik pemkab itu tak cukup uang. Penyebabnya, Gegaranya BPJS Kesehatan yang diajukan terlambat ditransfer.

"Hampir saja pinjam bank jika Juli tidak dibayar," kisah Direktur RSUD dr R. Koesma Tuban Saiful, Jumat (27/12/2019).

Rumah sakit milik yang beroperasi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban itu di bawah kepemimpinan Saiful Hadi. RS ini setiap tahun terus berinovasi dan membangun gadung baru untuk meningkatkan pelayanan.

 Mantan Kepala Dinas Kesehatan ini, menjelaskan setiap bulan klaim BPJS yang diajukan RS mencapai Rp 8 miliar. Rata-rata baru terbayar atau ditransfer dua atau tiga bulan sekali dengan total Rp 16-24 miliar.

Waktu bulan Juli lalu, belum ada klaim yang dibayar sehingga manajemen RS yang yang ditopang APBD ini kelimpungan. Satu-satunya cara cepat dengan meminjam bank, tapi beruntung tak lama kemudian ditransfer.

Sesuai aturan, kata Saiful idealnya klaim BPJS bisa ditransfer H-1 bulan berikutnya. Entah bagaimana mekanismenya, pihak BPJS kesehatan belum bisa rutin membayar setiap bulan.


"Terakhir klaim yang dibayar BPJS pada September 2019. Untuk Oktober-Desember belum," terangnya.


Keterlambatan pembayaran klaim BPJS ini juga ada dendanya. Hitungan sederhananya per Rp 8 miliar dendanya sekitar Rp 150 juta. Jumlah denda dinilai kecil, jika dibandingkan dengan jumlah Rp 8 miliar yang bisa menopang perputaran keuangan RSUD.


Dikonfirmasi terpisah, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tuban, Heny Ratnawati membenarkan jika ada keterlembatan pembayaran klaim BPJS kesehatan di RSUD Koesma.


"Betul Mas ada keterlembatan. Terakhir klaim ditransfer bulan September," terang  Heny kepada reporter blokTuban.com. [ali/ono]

 

Tag : klaimbpjsterlambat, rusudtuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat