22:00 . Warga Bojonegoro Jadi Pemenang Lomba Kicau Nasional di Tuban, Burungnya Ditawar Rp100 Juta   |   21:00 . Desa Klotok Tuban Sukses Gelar Festival Layang-layang Nasional 2022   |   20:00 . Beruntungnya Punya Nama Agus dan Berakhiran Tie Dapat Nasi Kemerdekaan di Warung Tuban Ini   |   19:00 . Ratusan Burung 6 Jenis Ini Tampil Memukau di Lomba Kicau Nasional di Tuban   |   18:00 . 7 Rekomendasi Sewa Kostum dan Rias di Tuban Cocok untuk Karnaval Kemerdekaan   |   17:00 . Di bawah DKI Jakarta, Gubernur Khofifah Minta Pengusaha APINDO Pertahankan Iklim EKonomi Jatim   |   16:00 . Setelah Minyak Goreng Kemasan Turun, Hari Ini Sembako di Tuban Stabil   |   15:00 . Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda   |   14:00 . Lulus Predikat Membanggakan, 54 Siswa Permadani Tuban di Wisuda   |   13:00 . Kabar Baik, 4 Zodiak Berikut ini Hidup Berkelimpahan di Bulan Agustus   |   12:00 . Bediang Berujung Petaka, Warga Tuban Kehilangan Rumah, Kandang dan Tiga Kambing   |   11:00 . Dok! PA Kabulkan Dispensasi Nikah Santriwati Korban Pencabulan Anak Kiai di Tuban   |   10:00 . Jelang HUT RI ke-77 Tahun, Persewaan Kostum Karnaval di Tuban Kebanjiran Orderan   |   09:00 . Lirik Lagu FOREVER 1 - Girls' Generation/ SNSD - SMTOWN   |   08:00 . Ini Niat Puasa Sunnah Asyura 10 Muharram, Ketahui Keutamaannya   |  
Mon, 08 August 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dihantui Serangan Ulat, Petani Jagung di Ngarum Pasrah

bloktuban.com | Monday, 23 December 2019 16:00

Dihantui Serangan Ulat, Petani Jagung di Ngarum Pasrah

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com – Tanaman jagung milik petani yang ada di Desa Ngarum, Kecamatan Grabagan diserbu hama jenis ulat. Serangan hama ulat ini telah berlangsung sekitar 2 bulan, sejak awal musim tanam di wilayah setempat.

Menurut keterangan sejumlah petani, hama ulat menyerang bagian daun serta manggar, atau kembang jagung yang merupakan bagain penting dalam perkembangan tanaman.

"Macam-macam keadaannya sekarang. Ada yang sudah terlanjur mati, ada yang sudah mulai pulih karena diobati. Pokoknya dibuat capek sama ulat dan hujan," ujar Eniko, petani setempat kepada blokTuban.com, Senin (23/12/2019).

Ulat berwarna hijau sebgai hama jagung, memakan mangga, juga daun jagung sampai tak punya serat sari lagi. Adapun upaya yang dilakukan petani, hanya bisa menanggulangi ulat dengan cara menyemprot cairan anti hama kepada tanaman.

Hal senada juga dipaparkan oleh Siti Amijah. Dalam fase tanam jagung sekitar 2 bulan ini, dia dipusingkan dengan tebaran ulat pemangsa jagung di lahan tanamnya.

Penanggulangan hama jenis ulat ini, diakuinya membuat jengkel para petani. Bagaimana tidak, usai disemprot menggunakan obat penangkal hama, selang satu hari saja ulat sudah muncul kembali.

"Nyemprotnya harus satu-satu, dibagian tengah tanaman. Kalau gak tepat sasaran, ulat masih hidup dan terus makan tanaman jagung. Kalau pas, ulat bisa langsung keluar sarangnya dan mati," kata Siti bercerita.

Selain itu, faktor intensitas hujan yang tak teratur menjadi faktor pendukung rusaknya tanaman jagung disana. Bila saja intensitas hujan berkelanjutan, dan menerus, dipastikan ulat akan mati dan kalah sebab guyuran hujan.

"Wilayah sini jarang hujan. Kalau hujan terus gitu enak, bisa buat tanaman bebas hama ulat. Kalau begini ya pasrah, banyak ruginya," tukasnya.

Kepala Desa (Kades) Ngarum, Bambang Naslan membenarkan kejadian serangan hama di desa yang ia pimpin. Sebagai tanaman utama masyarakat petani setempat, pertumbuhan jagung begitu berpengaruh terhadap perekonomian warga.

Tercatat setidaknya 200 hektar lebih, lahan tanam jagung di Desa Ngarum terserah hama ulat. Berbagai upaya dilakukan pemerintah desa, mulai dari mencari solusi obat, mendatangkan PPL Pertanian, hingga sharing permasalahan kepada instansi terkait.

"Harapan kita hanya satu Mas. Dari pertanian bisa memberikan penangan atau penanggulangan khusus terkait hama ulat ini. Sebab, tanaman pokok di Ngarum ya hanya jagung. Petani sudah banyak merugi," beber Kades Ngarum kepada blokTuban.com. [feb/ito].

Tag : ulat, jagung, petani, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 07 August 2022 15:00

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda Setiap pagi hari sejak sebulan lalu, kita sering merasakan dingin. Rasa dingin terasa lebih kuat saat menjelang pagi hari. Hal tersebut merupakan tanda terjadinya masa pancaroba atau bisa disebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat