12:00 . Masjid Agung Tuban Tampung 500 Jamaah Salat Idul Fitri   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   20:00 . Kemenhub Salurkan Paket Sembako Kepada Sopir Angkutan Umum di Tuban   |   19:00 . Dukung Masyarakat di Wilayah Operasinya, EMCL Salurkan 1.320 Sembako   |   18:30 . Live Streaming: Rukyatul Hilal 1 Syawal 1442 H   |   18:00 . Hilal 1 Syawal Tak Terlihat, Puasa Digenapkan 30 Hari   |   17:00 . Sidang Isbat Awal Syawal 1442 H   |   12:00 . TPPI Santuni Anak Yatim dan Berikan Paket Sembako ke Duafa   |   09:00 . Koramil Widang Santuni 1.080 Janda Miskin dan Yatim   |   08:00 . Jelang Idul Fitri, Pesanan Paket Hampers Lebaran Meroket   |   19:00 . Fakta Baru, Ini Cerita Kepala Madrasah yang Jadi Sasaran Pengrusakan   |   15:00 . Dirregident Korlantas Polri Pantau Penyekatan di Perbatasan Jatim-Jateng   |   14:00 . Bantuan Sembako untuk 3.256 KPM di Kecamatan Kerek Dicek Ketat   |   11:00 . Tiga Perusahaan Sektor Pertambangan Selesaikan Aduan THR   |   10:00 . Pekerja Migran yang Terpapar Corona Diisolasi di Ruang Berbeda   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Awas! Merusak Fasilitas Umum, Pidana 3 Bulan, Denda Rp50 Juta

bloktuban.com | Thursday, 21 November 2019 09:00

Awas! Merusak Fasilitas Umum, Pidana 3 Bulan, Denda Rp50 Juta

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Beberapa tahun terahkir ini, Kabupaten Tuban sedang giat-giatnya menambah berbagai fasilitas umum demi kenyamanan warganya. Namun, hal tersebut tak disambut baik sebagian warga, alhasil mulai banyak fasilitas umum yang dirusak oleh tangan-tangan jail.

Salah satunya fasilitas umum berbentuk seperti buah siwalan yang terletak di sepanjang pinggir Alun-alun Tuban. Meski belum lama di pasang, namum beberapa hari ini ada sebagain yang dicoret-coret oleh tangan-tangan jail.

Menangapi hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasa Pemungkiman (PRKP) Tuban, Sumarno mengatakan, pihaknya sudah mengetahui adanya fasilitas umum yang dicoret-coret oleh tangan-tangan jahil, dan pihaknya telah memperintahkan petugas kebersihan untuk menyelidikinya.

"Petugas juga sedang menyelidiki ulah siapa itu, akan disanggong siapa tau ketemu pelakunya," ungkap Sumarno.

Ia menambahkan, apabila masih ada yang melakukan dan pelakunya tertangkap pihaknya akan memberikan peringatan sebanyak 3 kali.

"Apabila masih melanggar terpaksa kami melakukan tindakan sesuai perda yang berlaku," ungkapnya.

Lebih lanjut, sesuai perda nomer 16 Tahun 2014, tertulis apabila merusak  fasilitas umum dapat pidana kurungan lebih selama 3 bulan dan dikenai denda Rp 50 juta.

"Kami berharap masyarakat tidak ada yang melakukannya lagi," tandasnya. [nid/rom]

Tag : fasilitas umum, ancaman , hukuman

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more