17:00 . Pemkab Tuban Bakal Evaluasi Bansos Lebih Tepat Sasaran   |   16:00 . Jembatan Glendeng Masih Proses Anggaran Lagi?   |   15:00 . Bakpao Buatan Napi Lapas Menggugah Selera   |   14:00 . Tak Terdampak Covid-19, Anak-anak Alihkan BST ke Warga Kurang Mampu   |   07:00 . Awas, Ini Lima Risiko Penyakit Jika Pakai Lipstik Setiap Hari   |   17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |  
Sun, 01 August 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Angin Timuran Picu Gelombang Tinggi 2,5 Meter

bloktuban.com | Wednesday, 29 May 2019 10:00

Angin Timuran Picu Gelombang Tinggi 2,5 Meter

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com – BMKG Stasiun Meterorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi mulai 29 Mei-1 Juni 2019. Tendensi gelombang diprediksi akan mencapai 2,5 meter di sebagian wilayah perairan, sebagai akibat peningkatan kecepatan angin timuran.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak Surabaya, Taufiq Hermawan menjelaskan, pola angin di wilayah Utara Indonesia umumnya dari Timur ke Selatan dengan kecepatan 3-15 knot. Sedangkan di wilayah Selatan Indonesia umumnya dari Timur-Selatan dengan kecepatan 3-20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan enggano, perairan Selatan Jawa hingga Lombok, Pulau Sawu-Pulau Rote, Laut Jawa, Perairan Selat Kalimantan, Selat Makassar bagian Selatan, Laut Banda, Perairan Kepulauan Letti- Kepulauan Tanimbar, Perairan Selatan Kepulauan Kei-Kepulauan Aru, Perairan Yos Sudarso-Merauke dan Laut Arafuru.

“Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut,” kata Taufiq dalam siaran pers yang diterima blokTuban.com, Rabu (29/5/2019).

Adapun tinggi gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Laut Jawa bagian Timur, Perairan Masalembu, Perairan Bawean, Perairan Kangean, dan Perairan Utara Jatim. Tinggi gelombang 2,5-4,9 meter berpeluang terjadi di Perairan Selatan Jatim dan Samudera Hindia Selatan Jatim.

Harap diperhatikan pula resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, meliputi perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter). Kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter).

Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 kenot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter). Kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter.

“Dimohon masyarakat yang tinggal beraktifitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat seperti laut Jawa agar tetap waspada,” tutupnya. [ali/rom]

Tag : laut, perairan, gelombang tinggi, cuaca, bmkg

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat