07:00 . Inilah Manfaat Minum Air Putih setelah Bangun Tidur   |   17:00 . Pemkab Tuban Bakal Evaluasi Bansos Lebih Tepat Sasaran   |   16:00 . Jembatan Glendeng Masih Proses Anggaran Lagi?   |   15:00 . Bakpao Buatan Napi Lapas Menggugah Selera   |   14:00 . Tak Terdampak Covid-19, Anak-anak Alihkan BST ke Warga Kurang Mampu   |   07:00 . Awas, Ini Lima Risiko Penyakit Jika Pakai Lipstik Setiap Hari   |   17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |  
Sun, 01 August 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah

bloktuban.com | Saturday, 25 May 2019 19:00

Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah

Reporter: Parto Sasmito

blokTuban.com - Gabungan Relawan dan Elemen Rakyat Cinta NKRI mengutuk gerakan petualang politik dengan mengatasnamakan rakyat dan agama tertentu.

Para petualang politik ini dinilai telah membangun narasi-narasi jahat, seakan-akan rakyat dan ummat agama tertentu mempertanyakan dan tidak percaya pada KPU, Bawaslu, aparat keamanan serta pemerintahan yang sah.

Gabungan Relawan dan Elemen Rakyat Cinta NKRI ini terdiri beberapa elemen masyarakat, di antaranya adalah Relawan Nelayan Tradisional (Layar) Jokowi, Kesatuan Buruh Marhaenis (KBM), Pakar Jokowi (Pak Jo), Badjo NKRI, Barisan Nasional (Barnas), Pemuda Demokrat, Pemuda Marhaen, SWS, Suara NKRI, Advokat Indonesia Maju, GRJ, GMNI dan Ksatria Airlangga.

Ketua Presidium Layar Jokowi, Sugeng Nugroho kepada wartawan di Kuliner Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim Surabaya, Sabtu (25/5/2019) mengatakan, pihaknya juga mengadakan tasyakuran secara sederhana atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin berdasarkan hasil Real Count KPU yang diumumkan pada 21 Mei 2019 sebesar 55,50 persen (85.607.362 suara). Rivalnya, Prabowo-Sandi meraup 44,50 persen (68.650.239 suara).

"Kami mengutuk gerakan-gerakan petualang politik yang telah mengganggu ketentraman dan ketertiban serta merongrong kewibawaan lembaga-lembaga penyelenggara dan pengawas pemilu, aparat keamaman serta pemerintah yang sah," tegasnya didampingi Ketua Ksatria Airlangga, Teguh Prihandoko.

Pihaknya juga mengutuk gerakan-gerakan petualang politik yang telah mempermalukan rakyat dan bangsa Indonesia yang sejatinya telah dewasa berdemokrasi menjadi seakan-akan tidak paham arti demokrasi dan negara hukum.

"Kami juga mendukung pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla beserta jajarannya untuk secara hukum dan berdasarkan kewenangan yang dimiliki untuk menumpas para perusuh dan petualang-petualang politik yang ada di belakang mereka. Kami menuntut pertanggung jawaban secara moral, politik, ekonomi serta kerugian materil dan imateril yang diderita rakyat dan negara selama ini akibat provokasi dan anarki yang mereka lakukan," jelasnya.

Ketua Ksatria Airlangga, Teguh Prihandoko menambahkan, pihaknya mendorong seluruh elemen masyarakat untuk melakukan rekonsiliasi pascapilpres demi keutuhan NKRI dan persatuan kesatuan bangsa.

"Kami harap untuk tidak mempercayai lagi segala ucapan dan tindakan dari para petualang politik yang nyata-nyata bekerjasama dengan kelompok-kelompok, tokoh-tokoh anti Pancasila dan anti NKRI, karena selama ini telah menipu rakyat dengan berbagai muslihat berkedok gerakan ultra nasionalis maupun agamis, padahal hanyalah gerakan adu domba yang tega mengorbankan rakyat," tuturnya.

Pihaknya juga mengimbau dan meminta dengan tegas kepada pemerintah dan aparat keamanan sebagai pemegang keadaulatan rakyat serta penjaga rakyat untuk segera membersihkan lembaga-lembaga pemerintah pusat dan daerah, departemen dan non departemen yang terindikasi, terafiliasi, berkonspirasi, terkontaminasi zat gerakan-gerakan radikalisme yang membahayakan NKRI.

Tag : relawan, nkri

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat