21:00 . Tarik Investasi, SKK Migas Jadwalkan Konvensi Hulu Migas   |   20:00 . Peresmian Balai Seni Budaya Nusantara Tuban Dihadiri Nomo Koeswoyo   |   19:00 . Sigini Biaya Pasang Sambungan Baru Air PDAM Tuban Golongan I, II, dan III   |   18:00 . Women King dan Pamali Tayang di Bioskop NSC Tuban Hari Ini   |   17:00 . Tuban Tekno – Inkubasi Inovasi Tahun 2022 Resmi Ditutup   |   16:00 . Lirik Lagu HELLO - TREASURE Beserta Terjemah Bahasa Indonesia   |   15:00 . Beras di Tuban Turun, Telur Ayam Naik   |   14:00 . Sopir Mengantuk, Truk Pengangkut Ayam Terguling di Tuban Rugi Belasan Juta   |   13:00 . Habis Shubuh Rumah Warga Tuban Terbakar, Surat Berharga dan Uang Tunai Lenyap   |   12:00 . Lowongan Kerja Nakes di RS Muhammadiyah Babat untuk Bulan Oktober 2022   |   11:00 . Turun Rp5.000, Harga Emas Antam Dibanrol Rp957.000 Per Gram   |   10:00 . Doa Memohon Agar Memiliki Anak Berakhlah Terpuji   |   09:00 . Hasil Audit BKN Temukan Kesalahan Mutasi 530 Pejabat di Tuban, Ini Respon Jubir Pemkab   |   08:00 . Hebat! Koarmada II Pecahkan Rekor Muri Water Trappen di HUT ke-77 TNI   |   07:00 . Anak Usaha Pertamina Punya 17 Rumah Sakit di Jawa Timur, Terbanyak di Gresik   |  
Thu, 06 October 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pondok Literasi

bloktuban.com | Monday, 04 March 2019 08:00

Pondok Literasi TANDA TANGAN : Penulis Buku saat Menandatangani Buku yang Dibedah

Reporter: -

blokTuban.com - Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku,  yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten Tuban yang bertujuan melahirkan para penulis bukan sekadar pembaca.

Fenomena ini direspon cepat oleh pengurus Pondok Pesantren Putra Manbail  Huda Desa Kaliuntu Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. Pesantren ini mengadakan kegiatan “Bedah Buku dan Seminar Kepenulisan”  pada hari Minggu (3/3/2019). 

Buku yang dibedah adalah Lalat dari Jerman karya Agus Ibrahim, seorang santri yang telah melahirkan banyak buku fiksi dan non fiksi ketika masih di pesantren. Buku yang dibedah pada ini  adalah kumpulan cerpen Lalat dari Jermen.

Buku itu ditulis oleh pemuda asli Kecamatan Soko Kabupaten Tuban ini pada tahun 2013 saat masih mondok di Mambaus sholihin Gresik. Buku kedua yang dibedah adalah “Pesantren dari Surga’’ karya Mukaromatun Nisa. Penulis cilik yang sudah mulai menulis dan menerbitkan buku sejak usia 13 Tahun.

“Kegiatan ini bukan bedah buku dan seminar biasa, setelah kegiatan ini panita akan langsung mengadakan lomba menulis cerita pendek. Pesertanya adalah peserta yang hadir pada hari ini,’’ ujar Alief Irfan ketua panitia kegiatan.

Selain itu, panitia juga akan membuat komunitas puisi lintas santri. Sehingga santri yang hobi menulis kata-kata puitis akan dibina dalam satu wadah. Acara bedah buku dihadiri oleh 70 santri dari berbagai pondok pesantren di Tuban. 

Beberapa pertanyaan yang sering menjadi kendala bagi penulis pemula juga terjawab tuntas. Nisa’  pun membeberkan tips-tips sederhana dalam menggali ide cerita. 

‘’Siapapun bisa menjadi penulis. Sebab menulis bukanlah bakat, namun lebih ditunjang faktor kebiasaan,’’ kata Nisa’.[ono)

 

*Penulis : M. Alief Irfan (Kader Literasi Pertalit MTs Manbail Huda, Kaliuntu, Jenu) 

 

Tag : literasi, kaderpertalit



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 October 2022 10:00

    Blok Cerpen

    Sang Penjaga Bumi

    Sang Penjaga Bumi Guruh, ia adalah seorang anak yang ditinggal oleh kedua orang tuanya. Sejak kedua orang tuanya berpisah ia tinggal bersama mbok Yam. Guruh dan mbok Yam hidup sebatangkara. Setiap harinya selalu berkelana, jalan-jalan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat