17:00 . IKA PMII Tuban Gelar Raker, Berikut Program Prioritasnya   |   15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |   10:00 . Tingkatkan Kapasitas SDM, IAINU Tuban Gelar Bimtek Pengelolaan Kampus   |   09:00 . Sit With Emotion, Salah Satu Cara Memanajemen Quarter Life Crisis   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   07:00 . Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Ini 6 Tanda Pola Asuh Anda Buruk!   |   18:00 . Tahun Ini, BUMDes Compreng Rencanakan Tambah Unit Usaha   |  
Sun, 16 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Geliat Seni Numpuk di Kota, Bagaimana di Pinggiran?

bloktuban.com | Tuesday, 12 February 2019 14:00

Geliat Seni Numpuk di Kota, Bagaimana di Pinggiran? Nb: Dok. Seni Tradisi wilayah pinggiran Kecamatan Soko, Desa Wadung.

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Bentuk pelestarian budaya tradisional, salah satunya bisa dilakukan dengan menggeluti dunia seni. Geliat seni modern, tradisi, bahkan semi tradisi, memang banyak ditemui dari sudut pandang pusat kota. Namun berbeda halnya dengan wilayah pinggiran.

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban, melalui Kasi Pelestarian dan Pengembangan Budaya, Eko Hardoyo mngungkapkan bahwa pelaku seni di semua wilayah Kabupaten Tuban memang ada. Akan tetapi, geliat di kota yang mendominasi.

"Kalau kesenian paling banyak, tari. Kalau teater, memang geliatnya bagus. Cuma sayang, hanya wilayah kota sini saja," ujar Eko kepada blokTuban.com.

Ditambahkannya lagi, tentang aktivitas dan perkembangan seni yang stagnan di Kota, pihaknya membahas tentang struktur jangkauan wilayah desa maupun pelaku seni yang memang cukup jauh dari pusat kota Bumi Wali, sebutan lain Tuban.

"Katakan saja antara kota, Merakurak, kemudian Montong. Itu kan jangkauannya lumayan juga," tambah lelaki asal Kecamatan Parengan itu.

Selebihnya, soal peminat seni baik dikalangan umum maupun peserta didik, hingga penonton sajian seni, terdapat animo yang masih begitu besar. Dari perbandingan tersebut, bisa disimpulkan bahwa masing-masing pelaku maupun kelompok seni mesti berhimpun dan berkomunikasi dengan kuat.

"Sebab itu, kalau ada kelompok seni wilayah pinggiran bisa dihimpun. Dengan cara hubungan komunikasi yang baik pastinya," tutur pria penghobi musik tradisi itu. [feb/ito].

Tag : seni, tuban, pinggiran



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more