11:00 . Resep Membuat Keripik Kaca Daun Jeruk   |   10:00 . Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 7 Februari 2023 Pecahan Terendah di Harga Rp558.500   |   08:00 . Teks Doa Peringati 1 Abad Nu oleh Gus Mus   |   07:00 . Kumpulan Ucapan Harlah NU ke 100 Tahun yang Simpel dan Bermakna   |   06:00 . Lirik dan Chord Lagu Kehilanganmu Berat Bagiku - Kangen Band   |   06:00 . TPPI Perkuat Sinergi Media Tuban untuk Keberlangsungan Operasi Kilang   |   22:00 . Sektor Pertanian Dominasi Lapangan Pekerjaan di Kabupaten Tuban   |   21:00 . Kondisi Sekitar Lokasi Stadion Gelora Delta Sidoarjo Pasca Hujan   |   20:00 . Pemuda di Tuban Nekat Curi Sparepart Alat Berat Pembakaran Gamping Senilai Rp200 Juta   |   19:30 . Cukup Sekali Klik, Ini Link Live Streaming Puncak Resepsi 1 Abad NU   |   19:00 . Banjir Masih Dominasi Bencana di Tuban   |   18:30 . 12 Ribu Banser di Sidoarjo Matangkan Koreografi di Bawah Rintikan Hujan   |   18:00 . Ikuti Cabai, Harga Minyak Curah, Telur hingga Bawang Putih di Tuban Naik   |   17:00 . Anggap Kebebasan Pers Selesai, Presiden akan Keluarkan Perpres Media Sustainability   |  
Tue, 07 February 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Siasat Minimalisir Hama Tikus Lewat Burung Hantu

bloktuban.com | Wednesday, 30 January 2019 12:00

Siasat Minimalisir Hama Tikus Lewat Burung Hantu

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Masalah utama sektor pertanian adalah pengendalian hama, salah satunya ialah hama tikus yang merusak sebagian besar tanaman padi milik petani. Dalam hal itu, berbagai upaya telah diterapkan untuk mengendalikan serangan tikus, baik dengan cara teknologi modern, juga memanfaatkan pengendalian alami. Salah satunya dengan media Burung Hantu.

Pantauan lapangan blokTuban.com di sejumlah wilayah Tuban bagian selatan, tak sedikit petani yang menggunakan Burung Hantu sebagai pengusir hama tikus. Mengingat lagi, burung jenis ini memiliki sifat predator dengan buruan utama tikus.

Di Kecamatan Plumpang, seperti Desa Plandirejo, Bandungrejo, Klotok, serta desa sekitarnya sudah banyak menerapkan pola tersebut. Burung Hantu sengaja dibuatkan rumah sendiri, yang dikenal dengan sebutan Pagupon di sekitar pematang sawah.

"Di sini sudah banyak yang pelihara Burung Hantu. Petani biasanya membeli dulu beberapa untuk ditempatkan disawah, sedangkan Pagupon lain dibuat untuk memancing burung hantu liaran untuk tinggal di sana," ujar petani di Plandirejo, Nawar kepada blokTuban.com, Rabu (30/1/2019).

Dari awal proses tersebut sekitar 3 tahun terakhir, sambungnya, sampai saat ini sudah ada sekitar 50 lebih Burung Hantu yang menempati Pagupon di pematang sawah. "Ada juga rumah burung yang masih kosong belum ditempati," tambahnya.

Di wilayah lain, seperti Kecamatan Soko, metode pengendalian hama tikus dengan burung Hantu jenis Tyto Alba masih terbilang minim. Dari banyak desa yang ada di Kecamatan Soko, hanya ada satu dua Pagupon, bahkan satu wilayah pertanian ada yang masih nihil.

Namun begitu, UPTD Pertanian dan Ketahanan Pangan Kecamatan Soko yang beberapa waktu lalu telah melakukan study banding penangkalan hama secara alami di Pati Jawa Tengah. Dari hal itu, banyak Gapoktan desa memiliki kecendurungan untuk segera menerapkan pola tersebut.

Salah satu perwakilan Poktan dari Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Fatkur mengaku sangat tertarik dalam pola pengendalian hama dengan cara memanfaatkan burung hantu. Menurutnya, upaya tersebut selain lebih aman dan alami, juga bertujuan untuk menangkar burung hantu yang mana populasi ya kini makin menurun sebab perburuan besar-besaran.

"Waktu itu study banding sama UPTD Pertanian dan perwakilan Poktan juga. Kita mempelajari pola Tyto Alba sebagai pengendali hama, disana sudah terbukti bagus," katanya mengulas giat study banding awal Januari lalu.

Dalam hal tersebut, pihaknya masih akan melakukan koordinasi lanjut pada petani dan Poktan lain di desanya. Bila sudah bulat, mereka akan segera menerapkan pola tersebut untuk memaksimalkan hasil panen para petani.

"Masih kita bicarakan lagi. Kepala Desa sepertinya juga tertarik dengan pola pengendalian hama itu. Ya, doakan semoga cepat direalisasikan. Sebab disini belum ada yang melakukan pola itu," pungkasnya. [feb/ito].

Tag : burung, hantu, hama, tikus, plumpang



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 07 February 2023 10:00

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat Manusia merupakan makhluk sebagai pelaku utama di dalam yang namanya lingkungan, dimana manusia tidak lepas dari kebutuhan untuk hidup dan tergantung dari kondisi lingkungan tempat dimana ia berada....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat