14:00 . Kasus Covid-19 Naik, Menko Marves Belum Berpikir Terapkan PPKM Darurat   |   13:00 . Kaya Akan Gizi, Perempuan Ini Sulap Olahan Ikan Tongkol Jadi Abon   |   10:00 . Cerita Pelaku UMKM Mempertahankan Bisnisnya di Tengah Pandemi   |   09:00 . Masih Banyak ODGJ Terlantar, Komunitas Resik Tuban Ingin Bantu Para ODGJ   |   08:00 . Didemo Pemuda Enam Desa, Ini Jawaban Pertamina Rosneft   |   07:00 . Terapkan Isi Piringku dalam Gizi Seimbang untuk Cegah Obesitas   |   20:00 . Kendalikan Omicron Tuban Buat Pamor Keris   |   19:00 . Dulu Warga Kampung Miliarder Kaya Raya, Sekarang Susah Makan Tak Punya Pekerjaan   |   18:00 . Beberapa Hari Nihil, Kasus Covid-19 di Tuban Naik 6 Orang Suspect Dalam Sehari   |   17:00 . Relaksasi Bisa Jadi Cara Penanganan Nyeri Ringan Tanpa Obat   |   16:00 . Juli, Kemenag Tuban Targetkan Anggaran Program Kerja Terealisasi 75 Persen   |   15:00 . Pemuda Kaliuntu Klaim Dapat Pesan Bernada Ancaman Sebelum Demo   |   14:00 . Demo Memanas, Kades Ring 1 GRR Marahi Pegawai Hingga Ancam Lapor Ahok   |   13:00 . Kapolres Tuban Minta Korban Penipuan Investasi Bodong Segera Lapor   |   12:00 . Petani Keluhkan Pupuk Subsidi yang Susah Didapatkan   |  
Wed, 26 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Lama Ditutup, Begini Keadaan Danau Biru Kesamben

bloktuban.com | Tuesday, 25 December 2018 17:00

Lama Ditutup, Begini Keadaan Danau Biru Kesamben Foto paling bawah dokumentasi bT Juni 2016

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Danau Biru yang ada di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, sempat menjadi salah satu destinasi wisata alam nyentrik wisatawan lokal Kabupetan Tuban. Akan tetapi, danau yang juga disebut sebagai Danau Ceruk ataupun Green Lake Jowo itu, telah ditutup oleh warga setempat si pengelola.

Pantauan lapangan tim, danau yang berlokasi sekitar 50 meter tepat di depan gedung sekolah SDN Kesamben II itu, nampak dipenuhi semak belukar menuju akses utama Danau. Bahkan, destinasi wisata alam bekas galian C tersebut, bagian tengah danau telah berubah ditumbuhi aneka tanaman liar. Bukan air biru kehijauan seperti yang nampak pada pemandangan 2-3 tahun yang lalu.

Disamping cekungan danau bekas galian tambang, masih nampak karst perbukitan yang berdiri kokoh seakan jadi saksi perubahan wisata alam, yang dulunya pengunjung bebas masuk keluar gratis untuk berenang maupun bersantai menikmati suguhan lanskap disana.

"Dulu hampir setiap hari, 50 orang lebih mengunjungi danau ini," terang juru kunci pengelola Danau Biru Kesamben, Asmulan (58) ketika dijumpai blokTuban.com disekitar lokasi Danau Biru, Selasa (25/12/2018).

Ditambahkannya, sudah sekitar 2 tahun ini dia menutup akses air yang masuk kedalam cekungan danau, dengan meloloskan air yang tertampung danau bekas galian C itu. Selaian itu, terdapat beberapa titik pada bagian bawah danau yang juga mengeluarkan sumber air dari tandon hujan asal serapan bukit. Sumber itupun juga ditutupnya.

"Semua akses air sudah saya tutup. Sumber daya tutup, air yang tertampung saya bocoran. Semua demi kebaikan bersama Mas," pungkasnya. [feb/ito].

Foto kondisi saat ini:

Tag : danau, biru, kesamben, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more