19:00 . Banjir Rob Terjang 5 Kecamatan, BPBD: Kami Lakukan Penanganan Sementara   |   18:00 . Sengketa Tanah di Desa Tuwiri Wetan, Ini yang Dilakukan Pengadilan Negeri Tuban   |   17:00 . Seniman Internasional Ikuti Pameran Drawing SMK TJP Tuban   |   16:00 . Bukan Kelas Inspirasi Biasa, Pimpinan Daerah Tuban Beri Motivasi 200 Siswa untuk Meraih Cita-citanya   |   15:00 . Razia Narkoba Dadakan, Petugas Malah Temukan Obeng hingga Baterai Milik Napi Lapas Tuban   |   14:00 . Tidak Ada Tanggul Pemecah Ombak, Gelombang Tinggi Rusak Rumah Warga Pesisir Tuban   |   13:30 . Kondisi Banjir ROB Tuban   |   13:00 . Indonesia dan Jepang Bahas Pengembangan Ekonomi Kawasan, Apa Goalnya?   |   12:00 . Begini Cara Polres Tuban Kembalikan Kondisi Psikologis Anggotanya Pasca Ops Ketupat Semeru   |   11:00 . Pulihkan Ekonomi Dunia, Mendag Serukan Kembali ke Perdagangan   |   10:00 . BMKG Tuban Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas di Pesisir Pantai!   |   09:00 . Banjir Rob Terjang Pesisir Kabupaten Tuban, BMKG Prediksi Hingga 25 Mei   |   08:00 . Hati-hati! Orang Dewasa Muda Dengan Pradiabetes Lebih Besar RIsiko Alami Serangan Jantung   |   18:00 . Perlu Sinergi Indo-Pasifik dengan ASEAN BANGKOK   |   17:00 . 333 Warga Nahdliyin Tuban yang Kesulitan Membaca Dapat Kacamata Gratis   |  
Wed, 25 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dinkes Imbau Pembagian Daging Kurban dengan Pembungkus Alami

bloktuban.com | Tuesday, 21 August 2018 20:00

Dinkes Imbau Pembagian Daging Kurban dengan Pembungkus Alami

Reporter: Nidya Marfis H.


blokTuban.com - Besok merupakan Hari Raya Idul Adha yang jelas identik dengan bagi-bagi daging. Terkait hal ini, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban berharap pihak panitia kurban tidak menggunakan kantong kresek untuk wadah daging yang akan didistribusikan ke masyarakat.

Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban Hj. Endah Nurul Kumarijati, ST., M.Kes Menyampaikan bawanya Pihak Dinas Kesehatan sudah memberikan imbauan untuk tidak menggunakan Kresek karena kresek sendiri merupakan bahan daur ulang dari sampah.

"Saat ini belum ada larangan tapi sudah ada imbauan karena kresek kan dari bahan daur ulang sampah, dan kita belum tahu bahan apa saja yang diolah," ungkapnya.

Menurutnya, yang menimbulkan efek negatif adalah bahan kimia berbahaya misalnya logam berat spt Hg, Pb yang ada di dalam kantong kresek. Apabila zat-zat itu ikut masuk ke dalam tubuh manusia bersama makanan maka akan berdampak dalam jangka panjang.

"Alangkah baiknya mengunakan pembukus alami terlebih dahulu seperti daun atau di daerah tertentu ada yang ditaruh di bambu baru nanti dimasukan ke kresek," imbuhnya. [nid/lis]

Tag : daging, kurban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more