20:00 . Mendag: Side Events G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Personel Kodim Tuban Terima Vaksinasi Booster   |   18:00 . Ranting NU Patihan Gelar Perekaman Kartanu   |   17:00 . Hadir di MKNU PCNU Tuban, Begini Pesan Kiai Marzuki untuk Warga NU   |   16:00 . Berikut Tiga Major Project BKKBN untuk Akselerasi Penurunan Stunting 2024   |   14:00 . Ratusan Pekerja Semen Tuban Disuntik Vaksin Booster   |   13:00 . Kasus Omicron Terus Bertambah, Puncak Kenaikan Kasus Diprediksi pada Februari hingga Awal Maret   |   12:00 . Setelah Terbakar Pasar Baru Tuban Berganti Nama   |   11:00 . Dinsos Coret 101 ASN Tuban yang Cairkan Bansos Covid-19 dan Sanksi Pendamping   |   10:00 . Kurang Antusiasme dari Orang Tua, Hanya Sedikit Balita yang Datangi Posyandu   |   09:00 . Berikut Alasan Mengapa Makanan Diet Sehat Cenderung Lebih Mahal   |   08:00 . Pasar Tradisional dan Toko Kelontong Diberi Waktu Sepekan untuk Sesuaikan Harga Minyak Goreng   |   07:00 . Deteksi Gejala Demensia dari Kebiasaan Menonton Film, Apa Itu?   |   21:00 . Pandemi Covid-19 Terus Berlanjut, Perajin Gerabah Ngadirejo Berpindah Haluan   |   20:30 . Masa Tanam Selesai, Warga Desa Sugiharjo Rayakan Ulang Tahun Ternak Sapi   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

'Plogging' Tren OLahraga Baru dari Swedia untuk Selamatkan Bumi

bloktuban.com | Friday, 30 March 2018 07:00

'Plogging' Tren OLahraga Baru dari Swedia untuk Selamatkan Bumi

Reporter: --

blokTuban.com - Tren olahraga terbaru dari Swedia mungkin mampu membuat kita tetap bugar sekaligus membantu menyelamatkan planet ini. Dilansir dari laman The Independent, tren olahraga ini bernama plogging, kombinasi dari jogging dan istilah Swedia "plocka upp" yang berarti mengambil, menyapu dunia dan jalanan sampai bersih dari sampah.

Konsep olahraga ini sangat sederhana. Alih-alih menambah sampah saat melakukan joging. Mereka yang melakukan olahraga ini justru memunguti dan membuang sampah di tempatnya sebagai gantinya. Agar lebih efektif, mereka yang melakukan olahraga ini bisa menambahkan latihan tambahan seperti melakukan gerakan membungkuk untuk mengambil sampah.

Gerakan tersebut ternyata mampu menjaga denyut dan kinerja jantung. Dan ternyata, jenis olahraga ini benar-benar mampu menjaga kebugaran tubuh dan lingkungan kita agar tetap bersih. Berdasarkan aplikasi kebugaran Lifesum, sebuah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk memasukkan dan melacak kalori yang dibakar saat melakukan olahraga, aktivitas ramah lingkungan ini secara signifikan lebih efektif daripada hanya melakukan joging.

Saat melakukan olahraga ini, kita membutuhkan melatih kelenturan dan kekuatan lengan untuk menampung semua sampah. Hanya setengah jam melakukan olahraga ini, mampu membakar rata-rata 288 kalori. Nah, sementara joging biasa hanya mampu membakar 235 kalori dengan waktu yang sama.

Buktinya, di sosial media banyak orang yang memposting foto sampah yang mereka kumpulkan saat berolahraga. Di instagram, telah ada 3.000 prostingan tentang olahraga ini. Sementara di facebook, ada berbagai grup yang didedikasikan untuk latihan ini. Jadi pada saat kalian pergi berolahraga, cobalah untuk melakukan joging sembari mengumpulkan sampah yang berserekan di sekitar kalian. Selain kebugaran tubuh terjaga, lingkunganmu akan bebas dari sampah. [lis]

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Plogging", Tren Olahraga dari Swedia untuk Selamatkan Bumi", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/03/29/081430720/plogging-tren-olahraga-dari-swedia-untuk-selamatkan-bumi.

Tag : olahrga, tren



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more