12:00 . Tips Memulai Bisnis Bucket Snack Kekinian   |   10:00 . Relawan Tambakboyo Tuban Galang Bantuan Korban Erupsi Semeru   |   07:00 . Gejala Infeksi Luka Jahitan yang Wajib Diketahui dan Cara Menanganinya   |   20:00 . Jarak Luncur Guguran Lava Pijar Gunung Semeru 500-800 Meter   |   19:00 . Kelompok Informasi Masyarakat Tersosialiasi di 11 Kecamatan Tuban   |   18:00 . Puluhan Menu Tersaji di Festival Masakan Khas Tuban, Wakili Sisi Utara, Tengah dan Selatan   |   17:00 . Langkah Pemerintah Deteksi Omicron, Testing dan Tracing Perjalanan Internasional   |   16:00 . WHO Jelaskan Omicron, Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Panik   |   12:00 . All Out Dukung Tim Kebanggaan, Suporter Persatu Tuban Adakan Gerakan Penggalangan Dana   |   11:00 . Alumni SMK TJP Tuban Perkuat Indonesia di Kompetisi Pengelasan Internasional¬†   |   10:00 . Pindah Tugas ke Banda Aceh, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon Pamitan   |   08:00 . Pengelolaan JDIH Tuban Masuk 10 Besar Terbaik Nasional   |   07:00 . Mengenal Tantrum Anak, Serta Bagaimana Cara Menanganinya   |   21:00 . Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Natal dan Tahun Baru   |   20:00 . Pekerja yang Bekerja di Harus Terapkan Sistem Perlindungan   |  
Sun, 05 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Jatah Elpiji Mulai Dikurangi

bloktuban.com | Saturday, 03 June 2017 10:00

Jatah Elpiji Mulai Dikurangi

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Pada awal Juni, masyarakat bisa bernafas lega, sebab kebutuhan utama terkait gas epiji masih tercukupi. Bahkan, belum ditemui tanda-tanda kelangkaan.

Berdasarkan pantauan blokTuban.com di lapangan, ketersedian gas elpiji 3 kilogram (kg) di Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban cukup aman tanpa ada kelangkaan. Kendati begitu, sebagian pangkalan mengeluh adanya penyusutan jatah elpiji melon tersebut.

"Kalau langka sih tidak ada, namun ada pengurangan jatah di pangkalan," ujar pemilik pangkalan elpiji di depan pasar Jatirogo, Latif (38), saat ditemui blokTuban.com, Sabtu (3/6/2017).

Menurut wanita yang bertahun-tahun menjadi pengecer elpiji melon tersebut mengaku, memang sudah menjadi tradisi setiap tahun saat bulan puasa ada pengurangan jatah elpiji. Apalagi, nantinya ketika mendekati lebaran, kelangkaan diprediksi akan terjadi.

Ketika diminta menyebut jumlah stok elpiji yang diterima, ia mengaku mendapat jatah 300 tabung sebelum dikurangi menjadi 200 tabung setiap harinya. Setiap tabung ia jual ke pelanggan dengan harga Rp18.000 hingha Rp18.500 pertabung.

"Pangkalan berharap, meski puasa dan lebaran stok elpiji tetap normal," tegasnya.

Ditemui terpisah, pemilik pangkalan elpiji di Jalan Raya Blora, Harmini (32) berujar serupa. Ia mengaku ada pengurangan jatah elpiji. Menurut wanita bergamis di toko seberang jalan itu mengaku, setiap minggu semestinya mendapat jatah 180 tabung. Namun minggu ini hanya mendapat 60 tabung.

"Banyak tanggal merah jadi stoknya kurang, waktunya dapat jatah tapi distributornya libur," tukasnya.

Ketika disinggung mengenai brightgas 5 kg, ia mengaku penjualan belum berjalan lancar. Sebab, masih banyak warga mampu yang lebih memilih elpiji melon, dengan alasan harga lebih terjangkau dibanding elpiji 5 kg yang diecer Rp65 ribu.

"Paling ada ya satu dua, itupun warga biasa, kalau PNS masih banyak yang pakai elpiji subsidi," tandasnya. [rof/rom]

Tag : elpiji, stok elpiji



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more