18:00 . Sidang Kedua Terdakwa Sabu Hotel Mustika, Saksi Polisi Diperiksa   |   17:00 . Menko Airlangga: Ada Empat Poin Penting untuk Pengembangan UMKM 2022   |   16:00 . Sidang Perdana Guru Spiritual Tuban Didakwa Setubuhi dan Cabuli Tiga Anak   |   15:00 . Penduduk Miskin Bertambah, KNPI Tuban Tawarkan Solusi ke Dinsos   |   14:00 . Juknis BOP RA Tahun 2022 Disosialisasikan, Ini Kriteria Siswa Penerima Bantuan   |   13:00 . Mahasiswa PMII Menuntut Pemkab Tuntaskan Kemiskinan di Tuban   |   12:00 . Perahu Nelayan Tradisional di Tuban Kota Tenggelam   |   11:00 . Tahun 2022, Jutaan Kelompok Rentan Terima Bansos, Mensos Pastikan Optimalisasi Peran Pendamping Sosial   |   10:00 . Peluang Usaha di Era Kekinian - Tuban Digital Forum   |   09:00 . Belalang Goreng, Kuliner Unik dengan Kandungan Protein Tinggi   |   08:00 . Mendag: Mulai Hari Ini Harga Minyak Goreng Rp14.000   |   07:00 . Masuk Musim Penghujan, Orangtua Yuk Kenali Gejala Demam Berdarah pada Anak!   |   20:00 . Sapa Warga Binaan di Lapas, Wabup Tuban Harap Setelah Bebas Warga Binaan Bisa Mandiri   |   20:00 . BUMDes Ngadirejo, Hadir untuk Tingkatkan Perekonomian Desa   |   19:00 . Polisi Pasang Imbauan Larangan Parkir dan Bermain di Jembatan TBT   |  
Wed, 19 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pemulangan Eks Gafatar Tuban

Pemkab Masih Tunggu Petunjuk Provinsi

bloktuban.com | Monday, 25 January 2016 20:30

Pemkab Masih Tunggu Petunjuk Provinsi

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban belum mengetahui waktu kepulangan Eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal bumi wali. Hal ini berbeda dengan kota atau kabupaten lain yang sudah memulangkan warganya, termasuk di Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Media Pemkab Tuban, Teguh Setyobudi, menjelaskan, Tuban masih menunggu petunjuk dari Provinsi Jawa Timur. Sampai sekarang, Pemkab juga belum mengetahui kapan warganya bisa kembali ke kampung halaman.

"Masih belum ada petunjuk dari Provinsi," jelas Teguh Setyobudi kepada blokTuban.com, Senin (25/1/2016).

Meski belum ada petunjuk, Pemkab menyebut pihaknya sudah siap melakukan penjemputan. Selain itu, juga sudah menyiapkan pembinaan dan pengawasan ketika sudah kembali ke Tuban.

"Kita sudah persiapan untuk menjemput, membina, dan pengawasannya," jelas Teguh, yang mengaku belum mengetahui identitas eks Gafatar asal Tuban.

Informasi dari beberapa sumber, ada 6 orang warga asal Tuban yang pergi ke Mempawah, Kalimantan Barat, dan diketahui bergabung dengan Gafatar. Mereka adalah Patria Budi Setyawan (30), bersama istrinya Yuanita Wulansari (28), serta anaknya Jessica Avril Setyawardhani (4,5), kemudian suami istri, Iman Syafii (29) dan istrinya Farida (24), serta seorang anaknya yang diperkirakan baru berusia kurang dari satu tahun. [pur/rom]

Tag : pemulangan gafatar tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more