09:00 . Buku Mengawal Program Bantuan Pangan Kupas Dalang E-Warong Fiktif   |   08:00 . Pisang Tanduk Bedoroso, Olahan Pisang Tanduk Pertama di Tuban   |   20:00 . Air Laut dari Pantai Semilir, Bisa Obati Penyakit Kulit?   |   19:00 . Twin Cafe, Pilihan Tempat Nongkrong yang Asyik Bareng Teman   |   18:00 . Uniknya Battle Latte Art, Seni Menghias Kopi dalam Acara Ningrat Market Fest   |   17:00 . IKA PMII Tuban Gelar Raker, Berikut Program Prioritasnya   |   16:00 . Polsek Widang Larang Masyarakat Pasang Perangkap Tikus Listrik   |   15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |  
Mon, 17 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Hujan Disertai Berangin, Ancam Rubuhkan Rubuha

bloktuban.com | Saturday, 23 January 2016 19:00

Hujan Disertai Berangin, Ancam Rubuhkan Rubuha

Reporter: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Hujan lebat disertai angin kencang menjadi ancaman bagi sejumlah petani di Keacamatan Plumpang. Pasalnya, sebagian rubuha atau rumah burung hantu yang terbuat dari kayu bambu akan rubuh.

Salah seorang petani asal desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Heri mengatakan, kendala sebagian petani yang memiliki rubuha di tengah sawah saat musim hujan adalah terjangan angin. Angin kencang yang dibawa oleh hujan bisa-bisa menyebabkan rubuha rubuh.

"Ada sebagian rubuha memang terbuat dari besi tapi sebagian besar terbuat dari kayu," kata Heri.

Burung hantu dinilai cukup efektif untuk menangkap tikus atau hewan pengerat tersebut oleh petani. Maka dari itu, mereka menyayangkana apabila rubuha tidak mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

Ditemui terpisah, Camat Plumpang, Sudarmaji mengatakan, pembangunan konstruksi rubuha dianggarkan dari alokasi dana desa (ADD). Dimana ADD sendiri diperuntukkan sebagai pemberdayaan desa.

"Saat ini sudah sepuluh desa yang memanfaatkan burung hantu untuk menangkap tikus. Kedepan semua desa yang ada di Plumpang akan diusahakan ada pengembangbiakan burung hantu," kata Sudarmaji.

Penggunaan burung hantu yang dapat dikatakan efektif tersebut, menurut Sudarmaji akan dianggarkan ADD. Dalam kurun waktu tertentu, setiap satu ekor burung hantu bisa menangkap 30 hingaa 35 ekor tikus.

Konstruksi rubuha yang memadai menjadi kunci berjalan tidaknya pemanfaatan burung hantu sebagai pembasmi hama alami. Konstruksi rubuha yang notabene masih terbuat dari kayu, tak hayal bakal rubuh tersapu angin. [dwi/rom]

Tag : burung hantu



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more