19:00 . Rindu Kelompok Lele, Diskanak Tinjau WAE Lapas di Merakurak   |   18:00 . Tinggal di Kos-kosan, 1 DPO Kasus Penyekapan Pegawai Finance Ditangkap   |   10:00 . Kemenag Tuban Gelar Bimtek Pelayanan KUA Berbasis IT   |   08:00 . Warga Tegalbang Lestarikan Sedekah Bumi   |   07:00 . Dear Parents, Ini Lima Langkah Mendidik Anak Cerdas dan Sukses di Masa Depan   |   17:00 . Puskemas Targetkan Vaksinasi AstraZeneca di Kecamatan Soko 70%   |   16:00 . Teken MoU Dengan Sejumlah Instansi, Bupati Resmikan Operasi MPP Tuban   |   15:00 . Ratusan Warga Desa Rahayu Divaksin Astra Zenica   |   14:00 . Cukup 1 Jam Bikin Hidupmu Adaptif dan Produktif   |   13:00 . Pertamina Terminal LPG Bantu Ambulance dan Bangun Masjid di Jenu   |   12:00 . Pembantu Pasien Covid-19 Varian India Pulang ke-Singgahan Dalam Keadaan Sakit   |   07:00 . Akibat Tertutup Masker, Anak-Anak Kesulitan Membaca Emosi   |   19:00 . Warga Bersama TNI Koramil Bangilan Kerja Bakti Perbaiki Saluran Air   |   18:00 . Meski Pandemi, Antusias Perajin Uleg-Uleg di Kendalrejo Tetap Tinggi   |   15:00 . Google News Initiative - AMSI Berikan Pelatihan untuk Media Siber Skala Kecil dan Menengah   |  
Fri, 18 June 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dua Petugas Perhutani Disekap Pembalak Liar

Akibat Pembalakan, Perhutani Merugi 40 Juta Lebih

bloktuban.com | Friday, 22 January 2016 21:00

Akibat Pembalakan, Perhutani Merugi 40 Juta Lebih

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Perhutani Tuban, mengaku mengalami kerugian sampai Rp40,209 juta, akibat aksi pembalakan yang terjadi di Resort Pemangku Hutan (RPH) Wangun, Kamis (21/1/2016) kemarin.

Informasi yang diterima blokTuban.com, gerombolan pembalak, setelah menyekap dua petugas Perhutani, langsung melakukan penebangan pohon jati di Petak 19 RPH Wangun, BKPH Sundulan. Mereka menebang 9 pohon dengan ukuran keliling 110 centimeter sampai dengan 165 centimeter.

"Ada 9 pohon yang ditebang para pembalak liar," kata Humas Perhutani KPH Tuban, Sueb, kepada blokTuban.com, Jumat (22/1/2016).

Data lapangan yang didapat blokTuban.com, 9 pohon jati ini berusia sekitar 9 tahun. Dipotong dengan ukuran sekitar 2 meter menjadi 41 potongan. Masih ada sekitar 10 potong yang sekarang sudah diamankan petugas Perhutani.

Diketahui, pembalakan dilakukan segerombolan orang dengan korban Kepala RPH Wangun, Yudi Riyanto, warga Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, dan juga mandor hutan setempat, Rasdam Ali Rasmaji, warga Desa Telogoretno, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

Korban ditodong dengan beberapa senjata tajam agar tidak melawan. Kemudian diikat pada pohon jati yang berada sekitar 100 meter dari pos jaga RPH setempat. Setelah menyekap korban, para pelaku membuka portal dengan cara digergaji dan masuk ke dalam hutan melakukan pembalakan. Pelaku diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang, menggunakan satu mobil L 300 dan satu truck pengangkut kayu. [pur/rom]

Tag : pembalakan liar

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more