Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 06 August 2019 12:00

MA Ash-Shomadiyah Tuban Gelar Salat Gaib untuk KH. Maimoen Zubair

MA Ash-Shomadiyah Tuban Gelar Salat Gaib untuk KH. Maimoen Zubair

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Bertempat di Halaman Madrasah Aliyah (MA) Ash-Shomadiyah Kelurahan Kingking, Kecamatan/Kabupaten Tuban, sejumlah dewan guru dan siswa-siswi menggelar salat gaib dan doa bersama untuk KH. Maimoen Zubair.

Salat gaib dan doa bersama untuk Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Kabupaten Rembang tersebut dipimpin oleh Kepala Sekolah MA Ash-Shomadiyah, Riza Shalihuddin Habibi.

Usai menggelar salat gaib dan doa bersama, Gus Riza sapaanya mengungkapkan, MA Ash-Shomadiyah sangat berduka dan sangat kehilangan atas meninggalnya KH. Maimoen Zubair, pada Selasa (6/8/2019).

"Sore ini, kami melaksanakan salat gaib dan doa bersama, agar semua amal ibadah beliau (KH. Maimoen Zubair) diterima dan segala kesalahan beliau diampuni Allah Subhanahu Wata'ala," terang Riza Shalihuddin Habibi.

Selain itu, menurut Gus Riza salat gaib dan doa bersama ini juga merupakan bentuk bakti anak kepada orang tua (Birrul Walidain) dan kepada guru, karena KH. Maimoen Zubair  merupakan guru bangsa.

"Maka wajib bagi santrinya untuk menunjukkan ketakdziman dan hormat serta memanjatkan doa, sebagai bukti kita ini adalah anak yang salih dan salihah," imbuh Gus Riza.

Gus Riza juga mengungkapkan, bahwa saat ini bangsa Indonesia sangat kehilangan seorang ulama yang luar biasa, sangat takdzim dan sangat hormat dengan siapapun dan menghargai perbedaan.

Diketahui, KH. Maimoen Zubair wafat di Tanah Suci Makah pada Selasa (6/8/2019) pukul 04.17 waktu setempat. Pengasuh Ponpes Al-Anwar Sarang Rembang itu lahir pada 28 Oktober 1928 dan wafat pada usia 90 tahun.[hud/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : salat, gaib



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini