10:00 . Era Digital Peluang Bisnis dari Rumah Terbuka Lebar   |   09:00 . Telan Biaya Rp15 Miliar, Gedung Baru PN Berstandar Peradilan Modern   |   08:00 . Sidak KPM di Semanding, Ini yang Ditemukan Dinsos   |   07:00 . Keuntungan Lain Menyusui, Mencegah Penumpukan Lemak!   |   18:00 . Ramadan, Pertamina Pastikan Energi di Jatimbalinus Aman   |   11:00 . Pemkab Larang Masyarakat Jual Toak, Petasan, dan Lakukan Sweeping   |   10:00 . Sepekan, ASN Bekerja Minimal 32,50 Jam   |   09:00 . Es Cendol Dawet, Minuman Segar Buat Buka Puasa   |   07:00 . Perempuan Stres Berisiko Jantung Koroner dan Berita Kesehatan   |   19:00 . Hilal Terlihat, PBNU Tetapkan Puasa Ramadan Besok   |   17:00 . Ketua Konvoi di Jenu Jadi Tersangka, Polisi: Dia Bawa Sajam   |   16:00 . Seleksi Paskibraka 2021, Wabup Minta Jaga Nama Baik Tuban   |   13:00 . Terkait Larangan Mudik, Polres Tuban Gelar Operasi Keselamatan Semeru Selama Dua Pekan   |   12:00 . Jelang Puasa,┬áTempat Ibadah di Montong Dipercantik   |   11:00 . Pertamina Ingin Produk Batik dan Pupuk Organik Tasikharjo Berkelanjutan   |  
Wed, 14 April 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pasutri Tewas di Plumpang

Butuh Waktu Lima Jam Olah TKP, Dugaan Sementara Dibunuh

bloktuban.com | Friday, 12 July 2019 22:00

Butuh Waktu Lima Jam Olah TKP, Dugaan Sementara Dibunuh

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Tim Inafis Polres Tuban butuh waktu sekitar lima jam untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan dua mayat pasutri di Desa/Kecamatan Plumpang, Tuban, Jawa Timur. Pantauan blokTuban.com di lokasi Tim Inafis mulai olah TKP pukul 16.30 WIB dan selesai pukul 21.30 WIB. 

Olah TKP yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Mustijat Prihambodo menemukan, dugaan korban dibunuh. Sebab di tubuh korban terdapat luka. 

"Dugaan sementara korban dibunuh," ujar Mustijat kepada blokTuban.com di lokasi, Jumat (12/7/2019) petang. 

Guna mengetahui penyebab kematian secara pasti, Mantan Kasat Reskrim Tulungagung itu menjelaskan, saat ini korban yang diketahui bernama Kamto (60) dan Sri Endangwati jasadnya sedang diotopsi di RSUD Koesma Tuban. 

"Untuk kepastian nunggu hasil otopsi dalam," tandasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Warga Dusun Tanggungan, Pumpang, Tuban digegerkan dengan adanya penemuan mayat sepasang Suami Istri (Pasutri) di dalam toko, Jumat siang. Korban merupakan pengusaha toko kelontong yang berdiri di depan Pasar Desa Plumpang. 

Mayat pasutri di dalam toko tersebut pertama kali diketahui oleh anak korban yang tinggal di Kota. Saat itu, anak korban hendak menjenguk kondisi orang tuanya. [rof/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pasutri, inafis



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more