13:00 . Besok Kemenag Tuban Gelar Manasik Haji Massal   |   12:00 . Ini 4 Kemampuan yang Harus Dimiliki Anak di Era Disrupsi   |   11:00 . Harus Bangkit, Persatu Tuban Berada di Dasar Klasemen   |   10:00 . KSM, Bukti Siswa Madrasah Tak Hanya Unggul di Bidang Imtaq   |   09:00 . Panpel: Ronggomania, Brajamusti dan TSL Rukun Sebelum Ada Provokasi   |   08:00 . Debut Perdana Aji Santoso Sukses Rebut 3 Poin di Kandang Persatu   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   18:30 . Mobil Pemilik Saham Klub Persatu Penyok Kena Batu   |   18:00 . Pelatih Persatu Tuban Siap Mundur   |   17:00 . Suporter Ricuh, Pertandingan Persatu Vs PSIM Dihentikan   |   16:30 . Tendangan Gonzales Ubah Skor Tuban Vs PSIM 0-2   |   16:00 . Persatu Tertinggal 0-1 dari PSIM di Babak Pertama   |   12:00 . Pertamina Gandeng 5 PTN Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional   |   11:00 . Tes Urin untuk Pengantin, Kemenag Tunggu Petunjuk Tertulis   |   08:00 . Kecewa dengan Performa Persatu, Ronggomania Minta Ganti Pelatih   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 09 July 2019 06:00

Jadi Venue Paralayang, Bukit Glodakan Ramai Pedagang

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Keberadaan Cabang Olahraga (Cabor) Paralayang, di Bukit Glodakan, Desa Trantang, Kecamatan Kerek membawa berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar.

Kawasan perbukitan itu, menjadi ruang transaksi jual beli dadakan serta menarik pedagang yang mendiami Desa Trantang untuk membuka lapak mengais rezeki. 

"Ya Alhamdulillah bisa datang sekitar sini. Kalau hari biasanya ya hanya dagang pas ada hiburan saja," kata Parti, seorang pedagang Bakso yang mendirikan tenda dadakan di kaki bukit Glodakan, Senin (8/7/2019).

Sudah satu minggu lebih dia dan putrinya berjualan di sana. Meski begitu, tak setiap hari rezeki besar menghampirinya. Dia mengaku, dari awal berjualan hingga menjelang penutupan event Paralayang besok Selasa (9/7/2019), baru 3 hari terakhir dagangannya ramai dibeli pengunjung

"Pas ramai seperti kemarin, bisa dapat Rp800 ribu sehari jualan," imbuhnya.

Hal serupa juga dialami oleh suami Parti, Ramijan yang juga berjualan makanan bakso dan mengaku bisa meraup untung Rp300 ribu sampai Rp400 ribu per hari.

Bedanya, ia lebih memilih berjualan di sekitar pusat take off atlet Paralayang. Sebab menurutnya, peluang pembeli akan lebih ramai di Puncak Bukit Glodakan.

"Bisa dapat Rp300-an ribu setiap hari. Ya Alhamdulillah, bisa nambah pemasukan. Biasanya saya dagang di keramaian acara, hiburan dangdut, dan Tayub," ujar Ramijan.

Masih di seputaran Puncak Bukit Glodakan, pedagang makanan-minuman asal Dusun Sumber Rahayu, Desa Trantang, Kecamatan Kerek, sangat bersyukur atas gelaran event olahraga terbesar Jatim di Bukit Glodakan Trantang ini.

"Lumayan ramai pembeli. Ini sudah 9 hari jualan di atas sini. Harapannya sih semoga saja kedepan bisa dibuat lapak permanen di sini. Dibuat lebih bagus, rapi biar warga sekitar bisa jualan untuk tambahan pemasukan," tandasnya. [feb/lis]

Tag : porprov, ekonomi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more