09:00 . 4 Pelaku Pengroyokan Pemuda di Semanding Ditangkap, Dua DPO   |   08:00 . 100 PKL Terlibat Jajakan 8.000 Makanan Gratis   |   07:00 . 6 Cara Menghadapi Perilaku Agresif Anak   |   22:00 . Dari Bambu Apus, Gapura Pesta Rakyat Ikonik   |   21:00 . Kebut Persiapan Pesta Rakyat Bareng Pertamina   |   20:00 . Besok Malam, Ada Pesta Rakyat di Alun-Alun Tuban   |   19:00 . Diduga Gangguan Mental, Pria di Gedongombo Nyaris Bakar Rumah Sendiri   |   17:00 . Memasuki Musim Penghujan, BPBD Masih Lakukan Droping Air   |   16:00 . Matangkan Persiapan, LO Festival Drumband Tuban Gelar Rakor   |   15:00 . Paguyuban Becak Wisata Gelar Coblosan   |   12:00 . Pegawai Bank dan Penjaga Sekolah Terlibat Kecelakaan   |   11:00 . Keselamatan Nelayan Prioritas Utama Operasi Industri Hulu Migas   |   10:00 . Ketua Bhayangkari Jatim, Minta Ibu Bhayangkari Waspada Hoaks   |   09:00 . Tak Bisa Berbuat Banyak, Petani Berharap Hujan   |   08:00 . Prakiraan Cuaca Hari ini, Tuban Terang   |  
Fri, 16 November 2018
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 06 November 2018 14:00

BPOM Kembali Ungkap Obat Ilegal, Apa Saja?

BPOM Kembali Ungkap Obat Ilegal, Apa Saja?

Reporter: Mochamad Nur Rofiq 

blokTuban.com -  Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI kembali mengungkap peredaran obat ilegal. Obat-obatan tersebut diedarkan secara online dan nilainya cukup tinggi, mencapai Rp17,4 miliar.

Dijelaskan BPOM RI melalui akun resmi Instagramnya, Senin (5/11/2018) kemarin, pengungkapan tersebut diawali dengan penggerebekan dua gudang ilegal dan satu rumah tempat penyimpanan obat ilegal oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPOM RI di Kebon Jeruk, Jakarta Barat (31/10/2018) lalu. Dari tiga tempat tersebut, ditemukan 291 item (552.177 pieces) obat ilegal.

"Obat ilegal yang kita ungkap antara lain, obat disfungsi ereksi seperti Viagra, Cialis, Levitra, dan Max Man. Selain itu, ditemukan juga suplemen pelangsing, obat tradisional penambah stamina pria dan krim kosmetika ilegal serta alat perangsang seks," terang Kepala BPOM Penny K. Lukito.

Petugas juga menyita 97 buku tabungan, smartphone, dan laptop yang digunakan untuk menjalankan bisnis obat ilegal online. Diperkirakan nilai transaksi dari penjualan ilegal per hari antara 3 juta - 1,5 miliar rupiah. 

"Saat ini satu orang tersangka telah ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polda Metro Jaya," imbuhnya. 

Dalam konferensi pers tersebut Kepala BPOM RI juga menyampaikan penggunaan obat seharusnya dilakukan secara benar dengan resep dokter dan harus memenuhi aspek keamanan, mutu, dan manfaatnya. 

Menanggapi kejahatan penjualan obat illegal yang dilakukan secara online, Kepala BPOM menjelaskan bahwa saat ini BPOM tengah menyusun peraturan pengawasan peredaran obat dan makanan online. [rof/lis]

Berikut Daftar Obat Ilegal yang Diungkap BPOM RI:

1. Viagra, 

2. Cialis, 

3. Levitra,

4. Max Man

Tag : obat, terlarang, bpom

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 15:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more