Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Dalam rangka meningkatkan ekonomi warga, lahan bengkok atau tanah kas desa Mulyoagung digunakan kawasan pertokoan. Selama dua tahun, 36 toko ditargetkan bisa terbangun dengan dana swakelola.

Dari data yang berhasil dihimpun blokTuban.com menyebutkan, pada tahun 2016 berhasil mendirikan 9 bangunan di jalur Singgahan-Montong tersebut. Selanjutnya di tahun 2017 ditambah 8 bangunan toko. Sedangkan 2018 ini ditarget 19 toko bisa selesai didirikan.

"Akhir tahun Insyaallah klir semua," kata anggota panitia pembangunan, Dwi Joko HW saat dikonfirmasi blokTuban.com, Rabu (29/8/2018).

Diungkapkan panitia, anggaran yang dikeluarkan untuk mendirikan 36 bangunan di lokasi perempatan 'Anjlok' ini menelan biaya kisaran Rp1,9 miliar. Untuk itu adanya ladang usaha ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

"Semoga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mulyoagung," tandasnya.

Pantauan blokTuban.com di lapangan, beberapa toko saat ini sudah mulai ditempati. Warga mulai melakukan aktivitas jual beli mulai dari jual mamin, toko kelontong, bengkel, dan toko buah.

Pertokoan di wilayah Singgahan, Tuban ini mulai buka pukul 07.00 WIB hingga malam sekitar puku 22.00 WIB. [rof/ito]