19:00 . Musim Penghujan, Harga Cabai Meroket   |   16:00 . Kesetrum, Warga Guwoterus Jatuh dari Pohon   |   15:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   14:00 . DIPA Tuban 2021 Sebesar Rp303 Miliar, TKDD Rp1,6 Triliun   |   13:00 . Kapolres Sebut Pria Meningalnya Tanpa Busana di Hotel Tuban Punya Riwayat Sakit Jantung   |   12:00 . Lapas Tuban Dikunjungi TPN Kemenpan RB   |   11:00 . Apel Pengamanan Pilkada, Polres dan Kodim Tuban Kerahkan Hampir 1000 Personel   |   08:00 . Mengintip Kerajinan Pelapah Pisang   |   07:00 . Membangun "Chemistry" Kuat dengan Percakapan Sederhana   |   19:00 . Begini Harapan Kades, Setelah Ganjar Pranowo Datangi Makam Sunan Bejagung   |   18:00 . Tingkatkan Pelayanan di Mapolres, Kapolres Operasionalkan Golf Car   |   16:00 . Camat Palang: 40 Rumah di Panyuran Terdampak Banjir Bandang   |   14:00 . 524 Lembar Surat Suara Pilkada Rusak   |   13:00 . BMKG: Hari Ini Sebagian Tuban Berawan dan Hujan Ringan   |   12:00 . Kualitas Beras BPNT di Kecamatan Tuban Dicek Rutin   |  
Tue, 01 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 06 March 2016 18:00

Pemdes Kedungjambe Harapkan di Desa ada Embung

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Masyarakat yang mayoritas sebagai petani, membuat Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungjambe, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban mencari-cari solusi agar petani bisa memaksimalkan lahanya untuk mencapai sebuah kesejahteraan. Kali in,i Pemdes Kedungjambe menginginkan di desa tersebut dibuatkan embung agar panen yang ke tiga kalinya bisa menuai hasil yang maksimal.

Kepala Desa (Kades) Kedungjambe, Ansori mengatakan, sejauh ini pertanian yang ada di desa masih terkendala musim, seperti halnya saat penanaman yang ke tiga tanaman tidak bisa maksimal dikarenakan air tidak bisa memenuhi lahan pertanian.

"Saat tanaman yang ke tiga kalinya panen sudah tidak maksimal, karena kekurangan air," ungkap Kades Kedungjambe kepada blokTuban.com, Minggu (6/3/2016).

Selain pentingnya pembangunan embung untuk mencukupi lahan pertanian yang ada, para petani juga bisa memulai penanaman yang awal tidak harus menunggu hujan datang.

Belum adanya embung di desa tersebut membuat para petani saat musim tanam harus menunggu hujan yang cukup, seperti halnya musim kemarau panjang kemarin. "Kalau ada embung kan bisa tanam sewaktu-waktu tanpa menunggu hujan datang," pungkasnya.

Untuk saat ini, irigasi pertanian mangandalkan sungai dan sumur bor milik orang pribadi, dan apabila musim kemarau aliran sungai sangat kecil sehingga tidak mampu mencukupi lahan pertanian.[hud/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Kedungjambe, Singgahan, Pertanian



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more