Batik Tuban Mulai Jajaki Pemasaran Ekspor
Penjualan Batik Khas Tuban yang menjadi ikon Bumi Wali sebutan Kabupaten Tuban saat ini mulai menjajaki pemasaran Ekspor (Luar Negeri).
Penjualan Batik Khas Tuban yang menjadi ikon Bumi Wali sebutan Kabupaten Tuban saat ini mulai menjajaki pemasaran Ekspor (Luar Negeri).
Pada rangkaian Hari Jadi Kabupaten Tuban ke-724, yang juga bertepatan dengan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2017, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban menggelar Lomba Cipta Motif Batik Khas Tuban.
Pada rangkaian memperingati Hari Jadi Kabupaten Tuban ke-724 yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menggelar Lomba Cipta Motif Batik Khas Tuban, Minggu (22/10/2017).
Seluruh lembaga sekolah tingkat TK dan RA se-Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Senin (21/8/2017) turut berpartisipasi dalam kegiatan Pawai Karnaval.
<p style="text-align: left;"> Berawal dari modal yang hanya sebesar Rp200 ribu, H. M Sholeh menjadi pengusaha Batik Tulis Gedog di Kabupaten Tuban dengan omzet ratusan juta per bulan.
Setiap kali menjelang Hari Raya Idul Fitri, penjualan Batik Tulis atau Batik Tenun Gedog mengalami peningkatan. Pada moment ini sebagian besar konsumen memburu produk batik yang sudah jadi pakaian.
Selama ini, beberapa Pengusaha Batik Tulis Gedog asal Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban telah berhasil memasarkan produknya hingga tembus keluar pulau Jawa.
Momen hari raya Idul Fitri 1438 H, yang sekaligus bersamaan dengan tahun ajaran baru sekolah, membuat penjualan Batik Tenun Gedog Tuban mendapatkan berkah berlipat.
Sudah sejak dari dulu, bahkan sudah jadi bagian dari tradisi, pengusaha Batik Tenun Gedog di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban mengurangi jam kerja pekerjanya saat bulan Ramadan.
Puluhan santriwati kelas IX MTs KMI Assalam, Kecamatan Bangilan, melakukan praktek pembuatan Batik Gedog di Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Sabtu (13/5/2017).