23:00 . Inilah Alasan Dalang Kuat Duduk Berjam-Jam Tanpa Buang Air   |   22:00 . Thak-Thakan dan Ongkek Resmi Jadi Kekayaan Kesenian Budaya Milik Tuban   |   21:00 . Kecanggihan Teknologi, Disdukcapil Tuban: Semua Identitas Kependudukan Cukup Diakses dengan Smartphone   |   20:00 . Mendalang Sejak Kecil, Pria di Tuban Tekuni Juga Tekuni Seni Pembuatan Wayang Kulit   |   19:00 . Angka Stunting Tuban 21,5 Persen, Dinkes Minta Persalinan Ditangani Nakes   |   18:00 . Cegah Tipikor, Kejari Tuban Minta Masyarakat Tak Ragu Lapor   |   17:00 . Jangan Sepelekan Campak, Dampaknya Sebabkan Diare Berat hingga Kematian   |   16:00 . Trailer Film Malaysia Genre Horor - 'PULAU' Siapa Pergi Dia Mati   |   15:00 . Jadwal Tayang Bioskop NSC Tuban 27 Januari 2023: Ada 6 Film Pilihan untuk Kamu   |   14:00 . Hujan Petir Masih Berpotensi Guyur Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro Hari Ini   |   13:00 . Unik !! Pohon Pisang di Plumpang Kabupaten Tuban Bercabang dan Berbuah 2 Tandan   |   12:00 . Update Sembako Tuban 27 Januari 2023: Cabai Biasa Turun Rp10.000, Telur Ayam Rp2.000/Kilogram   |   11:00 . Kasus Gizi Buruk Anak di Tuban Turun, Angkanya 21,5 % Level Nasional dan 19,2 % di Jatim   |   10:00 . Harga Emas Antam Hari ini 27 Januari 2023 Turun Rp5.000 Per Gram, Sejumlah Stock Kosong   |   09:00 . Desi Astutik Pendamping Produk Halal yang Getol Dampingi Pelaku UMKM   |  
Sat, 28 January 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pengguna Pertamax di Tuban Beralih ke Pertalite

bloktuban.com | Sunday, 03 April 2022 13:00

Pengguna Pertamax di Tuban Beralih ke Pertalite Konsumen di Tuban beralih ke Pertalite, setelah harga Pertamax naik menjadi Rp12.500 per liternya. (Foto:Sav/blokTuban.com)

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Kenaikan harga Pertamax yang terjadi beberapa waktu lalu menimbulkan beragam respon dari masyarakat. Pasalnya, kenaikan harga tersebut dinilai cukup tinggi dari yang semula Rp9 ribu, kini naik menjadi Rp12.500 per liternya. 

Adanya kenaikan tersebut tentu membuat masyarakat kelimpungan, bahkan tak sedikit masyarakat lebih memilih untuk beralih menggunakan Pertalite yang memiliki harga lebih terjangkau yakni Rp7.650 per liter

Peralihan masyarakat tersebut, tentu berdampak pada jumlah pembeli BBM berjenis Pertamax di sejumlah daerah, tak terkecuali di Kabupaten Tuban. Menurut Supriyadi, salah satu operator SPBU di Kecamatan Plumpang jika penurunan pembeli Pertamax saat ini mencapai 70 persen setiap hari nya. 

“Sangat berpengaruh sekarang lebih memilih beralih ke Pertalite, penurunan hampir 70-an persen. Sekarang harganya Rp12.500 jadi naiknya Rp3.500 tapi kalau pertalite ini kan tetap harganya, jadi ya lumayan,” terangnya kepada blokTuban.com, Minggu (3/4/2022). 

Kendati kenaikan harga sudah terjadi selama tiga hari, Supriyanto mengaku masih ada sebagian masyarakat yang belum mengetahuinya, sehingga tetap membelinya dengan jumlah cukup banyak. 

“Banyak yang kaget karena tidak tahu, sudah ngisi full ternyata harganya mahal, jadi ada sebagian masyarakat yang belum tahu. Tapi ada juga yang tetap beli karena malas antri,” katanya. 

Dari pantauan blokTuban.com di SPBU Pertamina Kecamatan Plumpang pada Minggu Siang, terlihat antrian pembeli Pertalite mengekor. Salah satu pembeli Yanto, mengatakan lebih memilih menggunakan BBM jenis Pertalite karena harganya lebih murah. 

“Dari dulu sudah pakai Pertalite karena lebih murah dan ditambah Pertamax sekarang harganya makin naik,”  ucap pria asal Kecamatan Plumpang itu. 

Sementara itu Heri, pembeli lainnya mengungkapkan bahwa ia sengaja beralih menggunakan Pertalite sejak beberapa hari yang lalu disebabkan karena harganya yang melonjak. Ia memutuskan beralih meskipun harus antri panjang. 

“Sudah tiga hari ini pakai Pertalite terus sejak tahu harga Pertamax naik, nggak papa antri sebentar yang penting lebih murah,” katanya. [Sav/Ali]

 

 

Tag : Pertamax Naik, Beralih ke Pertalite, SPBU Plumpang, Harga Ekonomis, berita Tuban, info Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat