18:00 . Tak Bisa Berenang, Pelajar Tuban Tewas Tenggelam di Telaga Saat Mandi   |   17:00 . MTQ XXX 2022 Dibuka, Ajang Tuban Membumikan Alquran   |   16:00 . BNPB Tegaskan Erupsi Gunung Semeru Tak Picu Tsunami   |   15:00 . SAKIP Tuban Diganjar Predikat BB, Menpan RB Larang Birokrasi Ribet   |   14:00 . Bermula Dari Hobi, Produk Rajutan Warga Tuban Ini Diekspor Sampai ke Qatar   |   13:00 . IDe AsSALAM Antarkan UINSA Terima Penghargaan TOP 45 tahun 2022   |   12:00 . Serahkan Kaporlap pada Bhabinkamtibmas, Wakapolres Tuban : Kembalikan Kepercayaan Publik Kepada Institusi Polri   |   11:00 . Tak Patut Dicontoh, Video Dewasa Viral di Tuban dan Balita Ikut Terekam   |   10:00 . Anjlok Rp15.000 Per Gram, Harga Beli Emas Antam Turun di Level Rp984.000   |   09:00 . Erupsi Gunung Semeru di Indonesia, Jepang Waspada Ancaman Gelombang Tsunami?   |   08:00 . Doa yang Sering Diamalkan Rasulullah SAW Setiap Hari   |   07:00 . Jadwal Tayang Enam Film di Bioskop NSC Tuban 6 Desember 2022   |   06:00 . Cabai Keriting di Tuban Naik Rp2.000, Bawang Merah Rp1.000/Kg   |   05:00 . Update Cuaca 6 Desember 2022: Empat Wilayah Tuban Hari Ini Hujan Petir   |   19:00 . Belasan Pasar Tradisional di Rembang Direvitalisasi Akhir 2022, Ada yang Telan Biaya Rp5,6 Milyar   |  
Wed, 07 December 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Aksi FSPMI Tolak PHK di Tuban

bloktuban.com | Tuesday, 15 March 2022 13:00

Aksi FSPMI Tolak PHK di Tuban Massa FSPMI Tuban geruduk kantor Dinas Tenaga Kerja. (Foto:Ali/blokTuban.com)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menjadi isu krusial yang dikritisi oleh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Tuban. Mereka melakukan aksi, dan meminta Pemerintah Kabupaten Tuban untuk tidak diam dan terkesan membiarkan PHK terus menerus dialami buruh. 

Dalam aksinya, FSPMI menyebutkan adanya delapan buruh alih daya yang di PHK di wilayah Semen Indonesia melalui pihak II atau vendor. FSPMI dengan massa  kurang lebih 500 orang bergerak sejak pukul 07.00 Wib dari Lapangan Desa Temandang menuju pabrik Semen Indonesia, kemudian ke Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tuban. 

Mereka membawa beberapa tuntutan, yaitu meminta PT. Perwira Jaya Sakti vendor Semen Indonesia mengembalikan status hubungan kerja ke-10 pekerjanya seperti semula. Meminta pihak semen untuk mengevaluasi dan mengakaji ulang mekanisme tender di wilayah kerjanya supaya tidak ada yang dirugikan. 

Buruh metal juga meminta SI untuk ikut serta mengentaskan kemiskinan dan tidak memberhentikan atau PHK terhadap karyawan di Tuban. Adapun nama-nama pekerja alih daya yang di PHK dengan dalih efesiensi yaitu, Kardani, Warsiman, David Setiawan, dan Indra Rio semuanya Helper terdampak efesien PT. Mandiri Jaya Pribumi.

Pekerja lainya, Lim Nur Hendri, Zulianto, Agus Rujito dinaungi PT. Delta Indratama Orion, Kholiq dinaungi PT. Bumi Berkah Karya. Sedangkan buruh yang diberhentikan di PT Perwira Jaya Sakti adalah Dakrun, Iswari, Moh Rofiul Anam, M. Asip, dan Muhammad Tantowi Meidani, Sucipto, Sumarto, Suyatno, Thoriqul Hasan, dan Wito. 

"Kami dari FSPMI menolak keras adanya PHK," ujar Ketua FSPMI Tuban, Duraji kepada reporter blokTuban.com, Selasa (15/3/2022). 

Tak hanya memprotes terkait kebijakan PHK sepihak terhadap delapan pekerja, lanjut Duraji, para buruh juga kecewa dengan adanya 10 orang berstatus sebagai pekerja waktu tertentu diturunkan menjadi pekerja harian lepas. 

"Ironisnya jaminan sosial seperti BPJS Kesehatan dicabut. Ini sangat miris sekelas perusahaan BUMN ada pekerja yang tidak didaftarkan jaminan sosial," tegasnya.

Duraji juga mengajak seluruh buruh untuk tidak segan mengkritisi Pemkab, jika persoalan PHK terus terjadi. Harapannya setelah Pemkab turun tangan, buruh yang sebelumnya diberhentikan dapat mendapatkan kesejahterannnya kembali. Aksi kali ini merupakan tonggak sejarah, bahwa jika buruh bersatu maka keadilan akan digenggam. 

Setelah mendengarkan aspirasi buruh, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tuban, Sugeng Purnomo berkomitmen untuk memperbaiki kinerja kedepannya. Untuk tuntutan buruh, Pemkab akan berusaha untuk mengembalikan delapan buruh bekerja dan tidak turun level.

"Hari ini kita akan bersurat ke PT Semen Indonesia. Untuk rencana pertemuan Kamis diagendakan bertemu perusahaan dengan pihak terkait. Yang paling mendesak delapan orang bisa bekerja lagi, dan itu akan kita komunikasikan dengan perusahaan semen," janji Sugeng di hadapan ratusan buruh. 

Sedangkan pihak Semen Indonesia, melalui Kasi Keamanan SIG Pabrik Tuban Suparto menyampaikan bahwa hasil pertemuan dengan pihak buruh, pihak manajemen akan melakukan mediasi dengan vendor.

"Ini agar ditindaklanjuti oleh pihak vendor, terkait penyelesaian 8 orang yang tidak dipekerjakan. Kita juga akan tanya masalahnya apa ke vendor," pungkasnya. [Ali]

 

 

 

Tag : FSPMI Tuban, Buruh di PHK, Pemkab Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat