17:30 . Trending! Nathalie Holscher Gugat Cerai Sule, Putri Delina Disebut Biang Keladi   |   17:00 . Manganan di Gedongombo Tuban : Berharap Tanaman Lebih Subur   |   16:00 . Tumpah Ruah 1.700 Warga Gedongombo Tuban Manganan di Makam Syeh Maulana Iskhak Al-Maghribi   |   15:00 . Persiapan Wukuf, Jemaah Haji Asal Tuban Mulai Geser ke Arafah   |   14:00 . Harga Bawang Putih di Tuban Naik Ikuti Bawang Merah, Hampir Setara Minyak Goreng Kemasan   |   13:00 . 10 Destinasi Wisata di Tuban Pas Banget Buat Liburan Idul Adha, Buruan Piknik!   |   12:00 . Meraup Cuan dari Usaha Tusuk Sate Jelang Idul Adha di Tuban   |   11:30 . Tusuk Sate Tuban, Usaha Keluarga Sejak 1987   |   11:00 . Ramalan Shio 7 Juli 2022: Bisa Jadi yang Kalian Butuhkan Adalah Healing!   |   10:30 . Bakal Tusuk Sate di Tuban Dijemur Sehari   |   10:00 . Lowongan Kerja Lulusan SMA hingga S1 Ada 10 Formasi di PT Indofood Group   |   09:30 . Kampung Tusuk Sate di Tuban   |   09:00 . Prestasi Tuban di Porprov Jatim VII Melesat, Mas Bupati Turun Langsung hingga Atlet Pecahkan Rekor   |   08:00 . 5 Butir Isi Perjanjian Hudaibiyah, Antara Kaum Muslim dan Quraisy   |   07:00 . Pengamen Badut Asal Jombang Diamankan Satpol PP Tuban, Peralatan Ngamennya Disita   |  
Thu, 07 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Minim Generasi Penerus, Perajin Gerabah Ngadirejo Semakin Berkurang

bloktuban.com | Tuesday, 18 January 2022 17:00

Minim Generasi Penerus, Perajin Gerabah Ngadirejo Semakin Berkurang Salah satu produsen gerabah di Ngadirejo. (bloktuban.com/Savira)

 

Reporter: Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Sebagai salah satu sentral gerabah yang ada di Kabupaten Tuban, perajin gerabah di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel semakin berkurang. Hal itu dipicu lantaran minimnya generasi penerus.

Hal tersebut dikatakan oleh Sekertaris Desa Ngadirejo, Abdus Sholih ia menjelaskan bahwa saat ini pengrajin gerabah yang masih bertahan merupakan perajin yang sudah berumur, sedangkan para generasi muda sudah tidak lagi melanjutkan usaha turun temurun tersebut lantaran sudah berbeda perminatan.

“Saat ini penerusnya tidak ada, cuma orang tua-tua saja yang bertahan, sudah berbeda perminatan, tidak ada generasi penerusnya bisa dikatakan ini adalah generasi terakhir,” ungkapnya kepada blokTuban.com pada Selasa (18/1/2022).

Pria ramah itu melanjutkan, dahulu, mayoritas penduduk Desa Ngadirejo merupakan perajin gerabah. Akan tetapi karena minimnya generasi penerus saat ini hanya sekitar 10 orang yang masih bertahan.

Selain itu, penyebab lain dari berkurangnya perajin gerabah adalah dari segi pemasaran. Sebab, gerabah yang diproduksi oleh masyarakat kalah saing dengan barang yang terbuat dari bahan lainnya.

“Seperti gentong itu sudah kalah sama yang bahannya atom plastik, terus cowek juga kalah sama yang dari bahan batu dan blender juga ibaratnya karena zaman lah,” jelasnya

Menurutnya saat ini masyarakat yang bertahan hanya pengrajin yang membuat pot bunga saja. “Buatnya susah namun konsumen lebih condong ke plastik karena awet. Ibaratkan modal dan hasil tidak sesuai belum lagi proses pembuatannya,” bebernya.

Sementara Lismiyatin, salah satu perajin gerabah di Desa Ngadirejo mengungkapkan jika saat ini masyarakat lebih beralih ke pekerjaan lain yang menurutnya lebih mudah dan cepat menghasilkan uang, dibandingkan membuat gerabah.

Terlebih di musim hujan saat ini, sangat sulit untuk mengeringkan gerabah. Akibatnya, proses produksi sedikit terhambat dan mengalami kemoloran.

“Sekarang ini yang buat gerabah sudah berkurang, rata-rata mereka pergi ke sawah karena nggak mau berurusan dengan tanah liat,” ujarnya. [sav/col]   

 

 

Tag : Gerabah, generasi, sentra



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat