Air Laut dari Pantai Semilir, Bisa Obati Penyakit Kulit?

 

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Pantai atau laut merupakan destinasi wisata yang cukup populer bagi masyarakat untuk menikmati liburan. Selain sebagai lokasi yang bisa menenangkan atau menyegarkan pikiran, ternyata berkunjung ke pantai juga berdampak baik bagi kesehatan, terlebih untuk kulit. 

Di Kabupaten Tuban, ada banyak wisata pantai yang bisa dikunjungi oleh wisatawan setiap harinya. Salah satunya yaitu Pantai Semilir yang berada di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu. Minggu (16/1/2022). 

Selain menyuguhkan pemandangan pantai yang indah, ternyata air laut di Pantai Semilir juga sering dijadikan masyarakat untuk mengobati penyakit kulit.

“Biasanya kalau pagi banyak orang yang berendam di laut, pagi-pagi sekali datang, airnya ini bisa buat mengobati kulit, kalau pagi airnya kan masih bersih, jadi bagus sekali,” ujar Hasim salah satu karyawan Pantai Semilir kepada blokTuban.com. 

Tidak hanya air laut yang bisa mengobati penyakit saja, keistimewaan lain dari pantai semilir ada pada udara angin yang sangat sejuk dan asri, hal itulah yang membuat pantai ini dijuluki sebagai Pantai Semilir.    

“Anginnya itu semilir masih sangat alami, terus pasirnya begitu semuanya masih sangat alami,” pungkasnya.  

Dilansir dari laman Liputan6.com jika kandungan garam pada air laut mampu menghidrasi kulit dari kekasaran. Tidak hanya itu saja, ada banyak manfaat lain yang bisa diperoleh dari air laut, seperti mengusir kulit yang kusam, mengangkat sel kulit mati dan memperhalus kulit. 

Pantai semilir sendiri, biasanya buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan biaya masuk gratis. Para wisatawan hanya perlu membayar biaya parkir untuk kendaraan saja, mulai dari Rp3 ribu hingga Rp30 ribu. 

Dengan perincian Rp3 ribu untuk kendaraan roda dua, Rp10 ribu untuk roda empat, dan Rp20 ribu untuk elf, sedangkan untuk bus dikenakan biaya parkir sebesar Rp30 ribu saja. 

Di Pantai semilir tersebut ada banyak fasilitas yang bisa dinikmati oleh para wisawatawan seperti spot foto, ayunan, gazebo, wahana bermain, musala, berbagai stand makanan dan minuman hingga kamar mandi. [sav/col]