14:00 . Kasus Covid-19 Naik, Menko Marves Belum Berpikir Terapkan PPKM Darurat   |   13:00 . Kaya Akan Gizi, Perempuan Ini Sulap Olahan Ikan Tongkol Jadi Abon   |   10:00 . Cerita Pelaku UMKM Mempertahankan Bisnisnya di Tengah Pandemi   |   09:00 . Masih Banyak ODGJ Terlantar, Komunitas Resik Tuban Ingin Bantu Para ODGJ   |   08:00 . Didemo Pemuda Enam Desa, Ini Jawaban Pertamina Rosneft   |   07:00 . Terapkan Isi Piringku dalam Gizi Seimbang untuk Cegah Obesitas   |   20:00 . Kendalikan Omicron Tuban Buat Pamor Keris   |   19:00 . Dulu Warga Kampung Miliarder Kaya Raya, Sekarang Susah Makan Tak Punya Pekerjaan   |   18:00 . Beberapa Hari Nihil, Kasus Covid-19 di Tuban Naik 6 Orang Suspect Dalam Sehari   |   17:00 . Relaksasi Bisa Jadi Cara Penanganan Nyeri Ringan Tanpa Obat   |   16:00 . Juli, Kemenag Tuban Targetkan Anggaran Program Kerja Terealisasi 75 Persen   |   15:00 . Pemuda Kaliuntu Klaim Dapat Pesan Bernada Ancaman Sebelum Demo   |   14:00 . Demo Memanas, Kades Ring 1 GRR Marahi Pegawai Hingga Ancam Lapor Ahok   |   13:00 . Kapolres Tuban Minta Korban Penipuan Investasi Bodong Segera Lapor   |   12:00 . Petani Keluhkan Pupuk Subsidi yang Susah Didapatkan   |  
Wed, 26 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Batu Akik Bacan, Jenis yang Paling Diminati dan Paling Mahal

bloktuban.com | Friday, 14 January 2022 12:00

Batu Akik Bacan, Jenis yang Paling Diminati dan Paling Mahal MASIH DICARI : Mesi Tak Seramai Sebelumnya, Batu Akik Masih Diminati

Reporter: Dina Zahrotul Aisyi

blokTuban.com- Indonesia memiliki beragam jenis bebatuan yang unik dan berkualitas, sehingga seringkali diburu oleh kolektor batu akik. Salah satu jenis bebatuan lokal dari Indonesia yang paling ramai diminati adalah Batu Bacan.

Batu yang memiliki nama ilmiah krisokola ini bahkan disebut pula sebagai batu gioknya Indonesia. Batu bacan berasal dari daerah Timur Indonesia, yakni dari Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Shobri, penjual batu akik yang biasa menggelar lapak di Jalan Basuki Rahmad, tepat di seberang Warung Mak Tie mengungkapkan bahwa batu bacan memiliki harga yang sangat mahal, meskipun saat ini sudah lebih menurun dibandingkan saat akik sedang menjadi tren di Indonesia. 

“Batu ini per 3 onsnya, yang masih bongkahan itu aja sampai Rp 13 juta,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa batu bacan yang bentuk dan warnanya sudah mengkilap seperti kaca biasanya memiliki umur yang semakin tua karena batu lama kelamaan akan mengkristal dan menghasilkan warnanya yang semakin bagus pula. 

Untuk menemukan batu bacan juga sangat sulit, sehingga tak heran jika batuan tersebut memiliki nilai jual yang tinggi. 

“Batu seperti ini dapetnya dari dalem-dalem, bisa puluhan meter juga,” jelasnya.

Pria asal Demak, Jawa Tengah tersebut juga mengatakan bahwa harga batu akik dengan jenis bacan saat ini tidak semahal dahulu, untuk ukuran kecil harganya kisaran Rp 650 ribu. “Dulu nilai jualnya ukuran segini bisa di atas Rp 1,5 juta, kalau di luar malah bisa lebih tinggi, kemungkinan di atas Rp 2 juta bisa,” terangnya.

Dari segi perawatan, batu akik cukup mudah dirawat. Shobri mengatakan bahwa kebanyakan batu akik bisa tahan sampai tahun-tahunan, dan tidak akan teyeng karena embannya juga terbuat dari campuran logam kuninganan atau perak. 

“Kena air aman, perawatannya ya cuma digosok aja agar mengkilat. Asal jangan dibanting-banting, ini kan batuan ya semahal apapun bisa pecah kalau dibanting,” ungkapnya.

Shobri biasa membuka lapaknya di Jalan basuki Rahmad 3 kali seminggu, selain itu terkadang ia berjualan di Babat, Jatirogo, dan Kerek. Biasanya ia mulai berjualan pada pukul setengah sepuluh pagi, sampai jam dua siang. 

“Asal nggak hujan, kalau hujan ya terpaksa tutup lebih cepat, kalau mau ke sini lihat-lihat akik aja nggak papa, beli juga malah lebih nggak apa-apa,” ungkapnya. [din/ono]

 

 

Tag : akik, batu aik, masih divari



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more