15:00 . Bupati Halindra Tantang Atlet Tenis Meja   |   14:00 . PTMSI Gelar Kejuaraan Tenis Meja Porkab VI Tuban   |   13:00 . Nyaris Tertimpa Warung yang Ambruk   |   12:00 . Kades Tegalbang Minta Ada Riset, DLH: Peta Gas Tuban hanya di Sumber Merakurak   |   11:00 . Ketiga Kalinya Gas Keluar dari Galian Sumur Warga Desa Tegalbang   |   10:00 . Lebih Hemat Pakan, Peternak Lele di Tuban Berbagi Trik ke Pemula   |   09:00 . Manfaatkan Tradisi Ritual di Makam Wali untuk Kampanye Vaksinsasi   |   08:00 . Update Corona di Tuban Tambah 3 Kasus Positif Baru   |   07:00 . Benarkah Media Sosial Bikin Empati dan Rasa Tulus Masyarakat Berkurang?   |   21:00 . Langganan Banjir, Ini Kata Perangkat Desa Magersari   |   20:00 . Banjir di Pusat Kota Tuban, Bupati Sebut Sudah Ada Penanganan Konkrit   |   19:00 . Dam Deker Jebol, Puluhan Rumah Warga Simo Terendam Banjir   |   18:00 . Efektif, Kampanye Vaksin Saat Ritual Dawetan Bejagung   |   17:00 . Desa Klutuk Tambakboyo Diterjang Puting Beliung, Bangunan Rumah hingga Warung Hancur   |   16:00 . Surati Gubernur Jatim, Buruh Tuban Tolak Penerapan PP 36 Tahun 2021 di UMK 2022   |  
Sat, 27 November 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa

bloktuban.com | Friday, 24 September 2021 18:00

15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa

Reporter: Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Saat ini sudah banyak aneka jenis makanan atau jajanan yang ada di Kabupaten Tuban termasuk pentol goreng, namun walaupun sudah banyak pesaing, Karminto (50) mampu bertahan dan tetap eksis hingga saat ini.

Hal ini dikarenakan ia tetap konsisten dengan kualitas rasa yang disuguhkan. Selain itu, ia tidak pernah mengurangi takaran porsi dari pentol goreng yang ia jual.

“Biasanya kalau telur harganya naik terus dikecilkan, kalau saya tidak,” ucapnya saat ditemui blokTuban.com pada Jum’at (24/09/2021).

Pria ramah ini sudah berjualan kurang lebih selama 15 tahun, biasanya ia berjualan pentol goreng setiap hari di depan Pasar Klotok Plumpang setiap pagi dan juga sore hari. Karminto mengaku dalam sehari bisa menghabiskan 6-7 Kilogram (Kg) telur, jika dagangan pentol gorengnya sedang ramai pembeli.

“Kalau pagi mulai jam setengah lima sampai jam tujuh, kalau sore gini ya habis Azan Ashar sampai sebelum Azan Maghrib,” jelasnya.

Walaupun dagangan miliknya terkadang tidak habis menjelang Azan Maghrib, namun ia tetap memilih pulang ke rumah karena khawatir tertinggal jemaah Salat Maghrib.

Sebelum ia memilih menetap berjualan di depan pasar, awalnya Karminto berjualan keliling desa dan juga sekolah. Namun karena banyak menerima masukan dari pelanggannya, kemudian ia memutuskan untuk berjualan di satu tempat agar para pelanggannya mudah untuk mencarinya.

Bapak dari satu orang putri ini tidak serta merta langsung berjualan pentol goreng. Ia terlebih dahulu berjualan batagor seusai berkunjung di rumah saudaranya yang ada di Jakarta dan kemudian merambah ke pentol goreng.

“Saya dulu itu waktu lihat Roma Irama terus ada orang jualan batagor lalu saya perhatikan terus, pulangnya baru saya coba,” ungkapnya.

Bahkan jauh sebelum ia berjualan batagor ataupun pentol goreng, Karminto pernah berjualan mie ayam dan terpaksa berhenti karena terlalu banyak pedagang mie ayam di daerahnya. [sav/col]

Tag : Pedagang, pentol, goreng, kualitas



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more