20:00 . 1 Desember 2022 Hari AIDS Sedunia, ODHA Kerap Hadapi Stigma Buruk Masyarakat   |   19:00 . Segini Jumlah Sopir Angkutan dan Ojol Tuban yang Terdaftar BLT BBM   |   18:00 . Harga Telur di Tuban Tembus Rp30 ribu Per Kilogram, Pemicunya BPNT dan PKH Cair   |   17:00 . Melalui Sekoah Binaan, PT UTSG Kembangkan Program Penghijauan (PRANARAKSA) di SMK Negeri Tambakboyo Tuban   |   16:00 . Pusat Belajar Guru Tuban Pamerkan 40 Karya Guru Berbagai Jenjang   |   15:00 . Lantik Pengurus Cabang SH Terate Tuban, Ketum PSHT Serukan Jauhi Narkoba   |   14:00 . PT UtSG Serahkan dan Tanam 23 Jenis Pohon Buah Langka di SMK Negeri Tambakboyo Tuban   |   13:00 . Lowongan Kerja 6 Formasi di Klinik Kecantikan Cabang Tuban- Bojonegoro   |   12:00 . Santri Kaya Tidak Berdosa   |   11:00 . Jadwal Tanding Piala Dunia 2022 Qatar Malam Ini 1-2 Desember 2022, Ada Jerman dan Spanyol   |   10:00 . Daftar Desa di Tuban Kebanjiran Dampak Luapan Kali Kening, Warga Mulai Dievakuasi   |   09:00 . Segera Dibangun, Ini Bocoran Lelang Tol Demak-Tuban   |   08:00 . Dok!..Dana Bantuan Parpol Tuban Jadi Rp5 Ribu per Suara di 2023   |   07:00 . Ciptakan Sipinter, Mahasiswa PEM Akamigas Raih Emas di IWA 2022   |   06:00 . Kali Kening Meluap, Ratusan Rumah Warga di Tuban Terendam Banjir   |  
Thu, 01 December 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

AMSI-Google News Initiative Gelar Training Literasi Berita

bloktuban.com | Wednesday, 01 September 2021 18:00

AMSI-Google News Initiative Gelar  Training Literasi Berita

Reporter: Nidlomatum MR

blokTuban.com - Sebagai bagian sosialisasi tentang literasi berita kepada khalayak, diselenggarakan kegiatan Training Literasi Berita (News Literacy). Kegiatan yang dilaksanakan di 10 provinsi mulai Kalimantan Barat, Aceh, Maluku-Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Papua-Papua Barat ini diinisiasi Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dengan dukungan Google News Initiative dan Cek Fakta.

Irfan Djunaidi, Wakil Ketua II AMSI dalam sambutan pembukaan training perdana literasi berita yang dimulai di Kalimantan Barat ini menyampaikan pelatihan ini diselenggarakan dengan harapan para peserta dapat mengidentifikasi informasi yang berdasarkan fakta dan yang tidak sesuai fakta. “Saat ini kondisi memang tidak mudah karena banyaknya berita atau informasi yang bercampur (fakta dan bukan fakta) dengan tujuan tertentu,” katanya, Rabu (1/9).

Meski demikian ia mengharapkan peserta dari pelatihan daring ini, ke depannya dapat terlibat dalam gerakan melawan informasi bohong (hoaks). “Kemampuan memverifikasi informasi yang benar sangat bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu diharapkan peserta dapat terlibat menahan laju sebaran hoaks atau informasi bohong, yang saat ini dampaknya cukup besar, dan merusak sendi-sendi sosial, bahkan mempengaruhi kebijakan,” katanya. 

Sedangkan Irene Jay Liu, News Lab Lead Google Asia Pacific (APAC) melalui video pengantar menyampaikan pentingnya keterlibatan semua pihak melawan mis-informasi. Ia berharap pelatihan ini dapat membantu masyarakat mengidentifikasi informasi tersebut benar berdasarkan fakta atau hanya fiksi.

“Terlebih di era pandemi, jika kita tidak dapat membedakan antara informasi yang benar dan fiksi, itu bisa menjadi masalah hidup dan mati. Apalagi informasi tersebut adalah informasi penting yang akan menjadi pertimbangan untuk mengambil keputusan penting bagi keluarga yang mereka cintai,” ujarnya.

Sebelumnya AMSI telah mentraining 20 jurnalis dari media anggota AMSI sebagai trainer Literasi Berita dan kemudian menyelenggarakan training bagi publik ini. Pada kedua training tersebut, AMSI mengadopsi kurikulum yang dirumuskan oleh Masato Kajimoto, Associate Professor di University of Hong Kong. 

Melalui video pengantar, saat pembukaan training yang diikuti lebih dari 30 peserta ini, pendiri Asian Network of News and Information Educators (ANNIE) tersebut mengatakan kurikulum ini lebih dari sekedar materi membongkar fakta. “Tapi kurikulum ini juga membahas hal lain yang merupakan bagian dari literasi berita,” ujarnya.

Hingga akhir September, AMSI menargetkan setidaknya 300 orang dari berbagai unsur mulai mahasiswa, umum dan jurnalis mendapatkan pemahaman terkait literasi berita. 

Materi yang akan diterima peserta mencakup di antaranya dampak media sosial terhadap pemahaman publik pada informasi, mewaspadai efek makna ganda pada efek visual atau foto berita dan lain-lain. Peserta akan menerima 7 materi terkait literasi berita. [lis]

 

Tag : Amsi, literasi, digital



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 06 November 2022 11:00

    Blok Cerpen

    Takdir

    Takdir Entah apa saja yang sudah kulewati di tahun 2020, aku hanya ingin menuliskan sebuah pintu harapan....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat