17:00 . IKA PMII Tuban Gelar Raker, Berikut Program Prioritasnya   |   15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |   10:00 . Tingkatkan Kapasitas SDM, IAINU Tuban Gelar Bimtek Pengelolaan Kampus   |   09:00 . Sit With Emotion, Salah Satu Cara Memanajemen Quarter Life Crisis   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   07:00 . Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Ini 6 Tanda Pola Asuh Anda Buruk!   |   18:00 . Tahun Ini, BUMDes Compreng Rencanakan Tambah Unit Usaha   |  
Sun, 16 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Gas dari Blok Bulu Direncanakan Pasok Kebutuhan Kilang GRR Tuban

bloktuban.com | Saturday, 10 July 2021 15:00

Gas dari Blok Bulu Direncanakan Pasok Kebutuhan Kilang GRR Tuban

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Gas dari Blok Bulu direncanakan akan dipasok untuk kebutuhan Kilang Pertamina Grass Root Refinery (GRR) Tuban. Sayangnya kadar Co2 dan N2 lumayan, sehingga komersialisasi Co2 dan N2-nya sedang dipikirkan.

Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas, Arief Setiawan Handoko mengatakan KrisEnergy selaku operator tengah mengevaluasi untuk pengembangan proyek di Lapangan Lengo.

"Terutama terkait pemrosesan gas, sehingga kadar CO2 dan N2 yang terdapat di lapangan tersebut dapat ditekan. Adapun ," kata Arief dilansir dari katadata.

Meskipun mengandung Co2 dan N2 yang cukup banyak, Arief memastikan pengembangan lapangan ini masih cukup ekonomis. Dikarenakan volume gas yang ada di Lapangan Lengo mencapai 70 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd).

Lapangan gas di blok Bulu juga disebut awalnya ditargetkan beroperasi pada kuartal IV 2024 atau 2025. Karena proses pembangunan GGR Tuban diperkirakan molor ke tahun 2026, maka rencana onstream dari proyek tersebut juga ikut molor.

SKK Migas juga menyampaikan bahwa rencana pengembangan Lapangan Lengo di Blok Bulu hingga saat ini masih mandek pada pemrosesan gas. Hal ini karena gas dari blok ini mempunyai kandungan nitrogen oksida (NO2) yang cukup tinggi.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengatakan pengembangan lapangan gas di blok ini membutuhkan kalkulasi yang ekstra hati-hati. Perbedaan titik pemisahan maka akan berbeda pula material yang akan dipasang. Hal ini berpengaruh terhadap keekonomian secara umum.

"Gas dari Blok Bulu agak unik, yakni banyak nitrogennya jadi studi selain proses engineering-nya juga terkait dengan studi komersial dan lain-lain," sambung Julius.

Oleh karena itu SKK Migas terus mengevaluasi keekonomian proyek ini lantaran harga minyak mentah yang terus merangkak naik hingga menembus level US$ 70 per barel.

Sebagai informasi, Vice President Administration KrisEnergy, Florencia Ciska Brata pada tahun 2015 lalu menginformasikan bahwa penemuan Gas Lengo terletak di Kontrak Bagi Hasil Bulu (production sharing contract/PSC), yang diberikan oleh Pemerintah pada tahun 2003. PSC Bulu terdiri dari  tiga wilayah yang berbeda yaitu Bulu A, B, C dan meliputi wilayah seluas 697 km2 di Laut Jawa Timur.

Penemuan lapangan gas Lengo terletak di area Bulu A. Penemuan tersebut terjadi pada tahun 2006 ketika tiga buah sumur yaitu sumur eksplorasi Lisah-1, Lengo-1 dan Liyun-1 dibor. Lisah-1 tercatat menunjukkan minyak dan gas shows, Lengo-1 ditemukan gas setebal interval 42 meter pada batuan karbonat Formasi Kujung I dan uji kandung lapisan menunjukkan aliran sebesar 12,9 juta kaki kubik per hari (mmcfd) pada tekanan kepala sumur.

Pada bulan April dan Mei 2013, KrisEnergy melakukan pemboran sumur appraisal Lengo-2, sekitar 3,3 km selatan Lengo-1,  dan juga menemukan gas di Formasi Kujung I. Uji Kandung Lapisan  pada interval  2.415 kaki hingga 2,485 kaki mengalirkan gas sebesar 4,3 mmcfd  dengan aliran tekanan kepala sumur sebesar 587 psig.

Sedangkan uji kandung lapisan kedua antara 2.415 kaki hingga 2.511 kaki mengalirkan gas sebesar 21 mmcfd dengan aliran tekanan kepala sumur sebesar 487 psig. [ali/sas]

 

Tag : Gas, grr, Tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more