13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |   17:00 . La Nina, BMKG Ingatkan Waspada Potensi Curah Hujan Tinggi   |   15:00 . Hindari Joki Seleksi ASN Tuban, Panitia Gunakan Alat Pencocokan Wajah   |   14:00 . Tingkatkan Herd Immunity Warga Pedesaan, Babinsa dan Nakes Lakukan Door To Door   |   13:00 . Kiat Sukses Mulai Usaha Jadi Barista   |   11:00 . Pengepul Judi Togel Asal Bangilan Ditangkap, Buku Tafsir Mimpi Ikut Diamankan   |   10:00 . Pukul Tetangga Pakai Botol Kaca Hingga Tidak Sadarkan Diri, Pria di Plumpang Ditangkap Polisi   |   07:00 . Orangtua Wajib Tahu, Ini 4 Cara Menyembuhkan Batin Anak   |  
Tue, 19 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kebanyakan Pantengin Layar Elektronik Turunkan Minat Anak Membaca Buku

bloktuban.com | Monday, 31 May 2021 07:00

Kebanyakan Pantengin Layar Elektronik Turunkan Minat Anak Membaca Buku

Reporter: -

blokTuban.com - Balita yang sering mengakses perangkat elektronik seperti tablet, ponsel, hingga televisi kurang minat baca buku cetak. Hal ini dinyatakan dalam temuan baru dari Universitas Calgary.

Melansir dari Medicinenet, waktu membaca buku bagi anak sangat penting. Hal ini disebabkan karena buku meningkatkan melek huruf dan berfungsi sebagai cara untuk berikatan dengan orang tua mereka.

Penelitian ini diterbitkan di Journal of Pediatrics di mana didasarkan pada survei lebih dari 2.400 ibu. Para ibu melaporkan waktu layar anak-anak mereka dan kebiasaan membaca pada usia 2, 3 dan 5 tahun.

Studi ini menemukan bahwa balita yang lebih banyak waktu cenderung membaca buku yang lebih jarang pada usia 3 tahun. Hal ini yang kemudian membuat mereka menghabiskan lebih banyak waktu pada perangkat elektronik di usia 5 tahun.

Untuk setiap 10 menit penurunan minat baca harian pada usia 3 tahun meningkatkan waktu layar pada usia 5 hingga 25 menit per minggu.

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan batasan  waktu dan konten anak-anak kecil sebelum usia 18 bulan.

Dari usia 18 bulan hingga 2 tahun, AAP mengatakan anak-anak hanya harus menonton konten pendidikan, dengan orang dewasa mengawasi. Dan antara usia 2 hingga 5 tahun, waktu layar non-pendidikan harus dibatasi hingga satu jam per hari (atau pada akhir pekan, tiga jam).

Dalam penelitiannya ini juga menemukan bahwa anak-anak prasekolah dan orang tua cenderung berbicara dan berinteraksi lebih sedikit ketika mereka berbagi e-book daripada ketika mereka membaca buku-buku tradisional.

"Buku-buku cetak itu statis dan tanpa notifikasi atau aplikasi lain yang mengalihkan perhatian," kata peneliti utama Brae Anne McArthur.

"Jadi buku cetak dapat menantang anak-anak untuk duduk diam dan memusatkan perhatian mereka," imbuhnya.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, anak, gadget, hp, handphone



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more