18:00 . Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H   |   12:00 . Masjid Agung Tuban Tampung 500 Jamaah Salat Idul Fitri   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   20:00 . Kemenhub Salurkan Paket Sembako Kepada Sopir Angkutan Umum di Tuban   |   19:00 . Dukung Masyarakat di Wilayah Operasinya, EMCL Salurkan 1.320 Sembako   |   18:30 . Live Streaming: Rukyatul Hilal 1 Syawal 1442 H   |   18:00 . Hilal 1 Syawal Tak Terlihat, Puasa Digenapkan 30 Hari   |   17:00 . Sidang Isbat Awal Syawal 1442 H   |   12:00 . TPPI Santuni Anak Yatim dan Berikan Paket Sembako ke Duafa   |   09:00 . Koramil Widang Santuni 1.080 Janda Miskin dan Yatim   |   08:00 . Jelang Idul Fitri, Pesanan Paket Hampers Lebaran Meroket   |   19:00 . Fakta Baru, Ini Cerita Kepala Madrasah yang Jadi Sasaran Pengrusakan   |   15:00 . Dirregident Korlantas Polri Pantau Penyekatan di Perbatasan Jatim-Jateng   |   14:00 . Bantuan Sembako untuk 3.256 KPM di Kecamatan Kerek Dicek Ketat   |   11:00 . Tiga Perusahaan Sektor Pertambangan Selesaikan Aduan THR   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Rumusan Mekanisme Baru Disusun, Ini Gambaran Pembelajaran Tatap Muka di Tuban

bloktuban.com | Tuesday, 06 April 2021 08:00

Rumusan Mekanisme Baru Disusun, Ini Gambaran Pembelajaran Tatap Muka di Tuban

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Pendidikan saat ini tengah menyusun rumusan mekanisme pembelajaran tatap muka di tahun 2021.

Langkah ini menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Agama (Menag) pada 30 Maret 2021. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Nur Khamid, intansinya akan menindaklanjuti SKB 4 Menteri dengan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan Tuban untuk menyiapkan protokol kesehatan (prokes). Dalam prokes, diantaranya di setiap sekolah disediakan thermolgun, tempat cuci tangan, dan fasilitas layanan kesehatan lainnya.

“Para tenaga pengajar di Kabupaten Tuban juga mengikuti vaksinasi Covid-19,” ungkapnya.

Lebih lanjut, sebelum pembelajaran tatap muka dimulai, akan dilakukan uji coba di sejumlah lembaga pendidikan dan akan dievaluasi. Sekolah yang diuji coba akan menjadi percontohan bagi sekolah lainnya.

Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Tuban ini menjelaskan, pembelajaran tatap muka hanya dilakukan 2 jam. Selain itu, pelajaran olahraga dan kegiatan ektrakulikuler sementara ini masih belum diperkenankan.

Pada program yang sama, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, dr. Atik Supartiningsih, menyatakan meski Kabupaten Tuban sudah Zona Kuning, akan tetapi kondisi tersebut bisa berubah sewaktu-waktu. Salah satunya dipengaruhi kepatuhan menerapkan protokol kesehatan di masyarakat. 

Atik Supatiningsih menambahkan sejumlah 4.500 dari 18.000 guru dan dosen di Kabupaten Tuban telah divaksin. Ditargetkan pada Juni 2021 seluruh guru dan tenaga pengajar di Kabupaten Tuban telah divaksin.

Pembelajaran tatap muka, lanjut Atik, harus mematuhi sejumlah protokol kesehatan. Siswa dan guru diwajibkan menggunakan masker yang diimbangi pengawasan ketat pihak sekolah. Siswa juga perlu dibekali hand sanitizer. 

Di samping itu, lembaga pendidikan diharapkan mengombinasikan antara pembelajaran tatap muka dan daring. Pembatasan jumlah siswa dalam satu kelas maksimal 50 persen dari kapasitas ruang dan diatur berjarak 1,5 meter. 

“Diusahakan siswa tidak makan minum bersama ketika di sekolah,” paparnya. 

Bila perlu, dapatnya dibentuk Satgas Covid-19 Sekolah yang terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Desa maupun Puskesmas terdekat. 

Sementara itu, Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Tuban, Sri Wiyono, S.Ag, mengungkapkan sekolah tatap muka sudah diharapkan banyak orang tua. Mengingat sudah setahun penuh siswa belajar secara daring di rumah. Pembelajaran tatap muka sangat penting, karena terdapat beberapa aspek yg tidak dapat diajarkan secara daring. 

Sebelum nantinya dilakukan pembelajaran tatap muka, perlu dirumuskan prosedur pengajaran dengan mematuhi protokol kesehatan. Lembaga pendidikan harus menyiapkan fasilitas untuk menunjang pembelajaran. 

“Agar wali murid semakin yakin dan percaya atas jaminan kesehatan bagi putra putrinya,” ujarnya.

Sri Wiyono menambahkan wali murid berharap banyak kepada lembaga pendidikan untuk menggelar pembelajaran tatap muka. Selain mengajarkan materi pelajaran, siswa juga dapat diedukasi tentang protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19. 

“Siswa akan lebih paham dan patuh menerapkan protokol kesehatan jika sekolah telah menetapkan sejumlah aturan,” pungkasnya. [ali/ono]

 

Tag : pembelajarantatapmuka, siswa, dinaspendidikan, tuban

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more