12:00 . Masjid Agung Tuban Tampung 500 Jamaah Salat Idul Fitri   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   20:00 . Kemenhub Salurkan Paket Sembako Kepada Sopir Angkutan Umum di Tuban   |   19:00 . Dukung Masyarakat di Wilayah Operasinya, EMCL Salurkan 1.320 Sembako   |   18:30 . Live Streaming: Rukyatul Hilal 1 Syawal 1442 H   |   18:00 . Hilal 1 Syawal Tak Terlihat, Puasa Digenapkan 30 Hari   |   17:00 . Sidang Isbat Awal Syawal 1442 H   |   12:00 . TPPI Santuni Anak Yatim dan Berikan Paket Sembako ke Duafa   |   09:00 . Koramil Widang Santuni 1.080 Janda Miskin dan Yatim   |   08:00 . Jelang Idul Fitri, Pesanan Paket Hampers Lebaran Meroket   |   19:00 . Fakta Baru, Ini Cerita Kepala Madrasah yang Jadi Sasaran Pengrusakan   |   15:00 . Dirregident Korlantas Polri Pantau Penyekatan di Perbatasan Jatim-Jateng   |   14:00 . Bantuan Sembako untuk 3.256 KPM di Kecamatan Kerek Dicek Ketat   |   11:00 . Tiga Perusahaan Sektor Pertambangan Selesaikan Aduan THR   |   10:00 . Pekerja Migran yang Terpapar Corona Diisolasi di Ruang Berbeda   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pandemi, Penjual di Wisata Pemandian Bektiharjo Keluhkan Sepi Pembeli

bloktuban.com | Sunday, 14 March 2021 14:00

Pandemi, Penjual di Wisata Pemandian Bektiharjo Keluhkan Sepi Pembeli

 

Reporter: Nur Malinda Ulfa

blokTuban.com – Wisata pemandian Bektiharjo telah beroprasi sejak akhir Juli 2020, setelah sempat ditutup awal Januari 2020. Namun hingga kini jumlah pengunjung pun masih jauh dari kondisi normal sebelum pandemi, Minggu (14/03/2021).

Salah satu yang terkena dampaknya ialah penjual di area pemandian Bektiharjo, Dusun Krajan, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Yakni Ulan (22), menurutnya sejak pandemi penghasilannya menurun drastis.

“semenjak ditutup sampai sudah dibuka, pengunjung masih sedikit, penghasil saya juga ikut menurun. Apalagi mata pencaharian saya cuma lewat sini saja,” ungkapnya saat ditemui Reporter blokTuban.com di Pemandian Bektiharjo.

Ulan juga menambahkan, kebanyakan pemilik kios di area pemandian tutup karena sepi pengunjung serta banyak yang tidak bisa membayar sewa kios.

“kebanyakan tutup karena sepi pengunjung, sedangkan kalau buka harus tetap bayar sewa kios. Kalau nggak ada yang beli mau bayar pakek apa, rame nya juga pas minggu saja. Kemarin pas tanggal merah juga sepi, tapi alhamdulillahnya, sekitar empat bulan saya tidak bayar sewa, digratiskan akibat kondisi saat ini,” imbuhnya.

Hal yang sama juga dialami Aspiyah (53), salah seorang yang menyewakan alat Pelampung di area pemandian. Menurutnya penghasilannya jauh merosot dari sebelum pandemi.

“Lumayan banyak perbandingannya, kalau sebelum pandemi saya bisa dapat jutaan rupiah, kalau sekarang dapat 100.000 sudah lumayan. Untuk harga sewanya, satu Ban yang kecil Rp 5.000, sedangkan yang besar Rp 10.000,”tuturnya. [ulf/lis]

 

Tag : Wisata, pandemi, penjual

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more