12:00 . Ukuran Bank Dunia, Ketimpangan Penduduk Tuban Rendah   |   11:00 . Ekonomi Tuban 2021 Naik 3,00 persen, Ini Penyebabnya   |   10:00 . Data Imunisasi Anak akan Tersimpan di Aplikasi PeduliLindungi   |   09:00 . Tak Layak untuk Ibadah dan Mengaji, Musala Al Ikhlas Desa Kaligede Akhirnya Direhab Satgas TMMD   |   19:00 . Halal Bihalal di Tuban, Sekum PP Muhammadiyah : Penyakit PMK Jangan Dianggap Remeh   |   17:00 . Gerindra Tuban Tancap Gas, Siap Antarkan Prabowo Subianto ke RI-1   |   16:00 . Libur Akhir Pekan, Yuk Intip Keseruan Anak-anak Bermain Air di Pantai Pasir Putih   |   14:00 . Pantai Semilir Tuban Punya Wahana Baru Banana Boat, Segini Tarifnya   |   13:00 . Ratusan Karya Seni Rupa Siswa Tuban Dipamerkan di Wisata Pantai Kelapa   |   12:00 . Jokowi Tegaskan Perang Tak Untungkan Siapapun, Mendag Fokus Pemulihan Ekonomi ASEAN   |   11:00 . Siap-siap! Vendor SIG Tuban yang Abaikan K3 Terima Skorsing   |   10:00 . Sepenggal Kisah Sumur Gemuling dan Lingga Yoni di Masjid Al-Falah Tuban   |   09:00 . Raden Santri, Kerabat Sunan Muria di Desa Cangkring   |   08:00 . Mendag Lutfi: Penguatan ASEAN Kunci Pertumbuhan Ekonomi Kawasan   |   16:00 . Jangan Takut Cepat Pudar, Begini Cara Mencuci Pakaian Hitam Agar Tetap Pekat dan Terlihat Baru   |  
Tue, 17 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

FEATURE: Cerita Usaha Kecil Bangkit dari Gempuran Pandemi

bloktuban.com | Friday, 20 November 2020 15:00

FEATURE: Cerita Usaha Kecil Bangkit dari Gempuran Pandemi

Reporter: Nidya Marfis

blokTuban.com - Kandang berukuran 8X3 meter terlihat berdiri kokoh di atas lahan pekarangan rumah di Desa Tobo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Di dalamnya, berisi sekitar 300 ayam petelur tempat Hendro Pranoto (31) dan teman-temannya melakukan usaha.

Pandemi Covid-19, membuat laju perputaran ekonomi terhambat. Beberapa daerah yang sempat memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat penjualan telur ayam terganggu. Harga telur otomatis anjlok karena konsumsi dari masyarakat berkurang.

Hendro Pranoto dan 10 teman lainnya, yang memanfaatkan program pemberdayaan PT Semen Indonesia yang kebetulan beroperasi di sekitar desa mereka. Bagaimana agar usaha yang dirintis bersama-sama pada akhir 2019 itu tidak berhenti di tengah jalan.

"(Saat PSBB) harga telur bahkan hanya sampai 16 ribu perkilogram," kata Hendro, Jumat (20/11/2020).

Bersama teman kelompoknya dia berpikir keras mencari jalan keluar. Akhirnya diputuskan untuk meningkatkan hasil produksi ayam petelur. Itupun masih dihadapkan dengan resiko besar dengan meningkatnya harga pakan dan vitamin. Padahal untuk meningkatkan produksi, pakan dan vitamin merupakan dua hal yang tidak bisa ditinggalkan.

Meski menambah biaya pakan, ternyata hasil produksi hanya cukup untuk biaya operasional. Tetapi setidaknya itu lebih baik daripada ternak mereka gulung tikar.

Sekarang, seiring dengan adaptasi kebiasaan baru ada harapan baru pula untuk usaha mereka. Selain ayam yang bisa menghasilkan minimal 10 kilogram, hargapun sudah mulai normal yakni 23 ribu perkilogramnya.

Masih di desa sama, M Wakid Yulianto (31), juga tengah berjuang untuk menahan gempuran Pandemi. Harga pakan untuk bibit kambing yang dia gemukkan sempat mahal.

Kelompok ternak ayam petelur ini adalah sekian dari usaha kecil yang bertahan saat pandemi. Mereka juga menyesuaikan sistem produksi dan pemasaran dengan tetap menyesuaikan adaptasi kebiasaan baru masyarakat (New Normal).

GM Of Corporate Communication PT Semen Indonesia (Persero) Pabrik Tuban, Fardi Sjahrul Ade, mengatakan 26 desa di 3 kecamatan yang menjadi fokus sasaran program dari perusahaan. 

Di tahun 2020 ini terdapat 8 cluster pemberdayaan yang sudah direalisasikan, sedangkan di masing-masing desa sedikitnya ada 3 cluster. Agar program berjalan maksimal, mereka berkomunikasi dengan pemerintah desa, camat, tokoh masyarakat dan forum masyarakat kokoh.

"Semoga masyarakat bisa mengembangkan usahanya dan meningkatkan perekonomian warga sekitar," jelas Sjahrul. [nid/dy] 

Tag : ayam, covid



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more