16:00 . Kecelakaan Maut, Pengendara Scoppy Meninggal di Jalur Pantura   |   15:00 . Satya WY Paparkan Soal Transisi Energi di Indonesia pada Pacific Energy Summit   |   14:00 . Bupati Lindra: Pemkab akan Prioritaskan Penguatan Jalan   |   13:00 . Pesan Presiden ke Bupati, Percepat Vaksinasi dan Perketat PPKM   |   12:00 . Pemilik Penginapan di Jenu Diminta Waspada   |   11:00 . Gubernur Khofifah : Bu Haeny Mentor Utama Bupati   |   08:00 . Tak Datang ke Grahadi, Wabup Terpilih Dilantik Online   |   07:00 . Ini Cara Cetak Kartu BPJS dari Hanphonr   |   06:00 . Selamat & Sukses Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tuban   |   17:00 . Desa Simo dan Menilo Akan Dipasangi Pipa Air Minum   |   16:00 . Petugas Kesehatan dan TNI Lakukan Tracing di Sandingrowo   |   15:00 . Salami Anggota saat Pamit, AKBP Ruruh Berkaca-kaca   |   14:00 . Pendapa Dibanjiri Karangan Bunga   |   13:00 . Tak Menyerah, Omzet Dagangan Gading Meningkat setelah Pakai Motor Roda Tiga   |   08:00 . Ternyata Banyak Insinyur yang Belum Teregistrasi sesuai UU   |  
Mon, 21 June 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Rekam Percakapan Serang Bank Jatim, Pria Ini Mohon Maaf

bloktuban.com | Friday, 25 September 2020 10:00

Rekam Percakapan Serang Bank Jatim, Pria Ini Mohon Maaf

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Sutoyo M. Muslih warga Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban menyampaikan permintaan maafnya kepada Jajaran Pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban, Jumat (25/9/2020).

Muslih meminta maaf lantaran mengaku bersalah setelah melakukan percakapan dengan salah satu orang di dalam sebuah rekaman suara (audio) yang isinya menyerang kehormatan Pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban, R. Deni Mahendra Wakil Pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban Iqbal Mabruri serta seluruh jajaran Bank Jatim.

"Saya meminta maaf kepada seluruh Jajaran Bank Jatim, khususnya kepada Pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban Pak R. Deni Mahendra dan Wakil Pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban Pak Iqbal Mabruri. Atas tindakan pecakapan di dalam sebuah rekaman suara dengan seseorang yang menyerang kehormatan instansi Bank Jatim Cabang Tuban maupun yang menyerang pribadi dari dua orang tersebut," terang Sutoyo M. Muslih.

Dia menambahkan, adapun segala informasi yang diberikan di dalam rekaman suara percapakan yang diminta pihak Bank Jatim Cabang Tuban sekitar akhir Agustus 2020 itu tidak mendasar dan tidak benar.

"Adapun percakapan saya yang saya rekaman itu tidak mendasar dan tidak benar," tandasnya.

Dia menjelaskan, selama ini Bank Jatim Cabang Tuban memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan terhadap masyarakat maupun nasabah di Kabupaten Tuban.

Selanjutnya, agar persoalan ini segera berakhir dan tidak berlarut-larut pihaknya akan segera menyampaikan surat pernyataan permohonan maaf bermaterai kepada Pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban.[hud/col]

Tag : Bank jatim, minta maaf

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more