15:00 . Bupati Blora Ziarah ke Makam Tjitrosoman Tuban   |   11:00 . Wacana Difabel Tuban, Terima PKH, Ruang Kreasi, dan Diantar Jemput ke Sekolah   |   10:00 . Bupati Tuban Halindra akan Buat Cekungan di Bekas Galian Tambang   |   09:00 . Kepergok Curi Karet Bekas Belt Conveyor Milik PT. SBI, Dua Warga Sekitar Perusahaan Ditangkap   |   08:00 . Pelajar Tuban Peduli Korban Semeru, Mulai Salat Gaib hingga Galang Dana   |   07:00 . Cara Atasi Lemas dan Ngantuk Habis Sarapan Menurut Ahli Gizi   |   20:00 . Wamendag: Revitalisasi Pasar Rakyat Perkuat Pemulihan Ekonomi Nasional   |   19:00 . Merantau di Tuban, Residivis Asal Jepara Ini Nekat Gondol Motor Temannya   |   18:00 . Peduli Korban Semeru, Pelajar Tuban Salat Gaib dan Galang Dana   |   15:00 . Overkapasitas, Lagi-lagi Lapas Tuban Terima Pindahan 20 Napi Narkoba   |   14:00 . Suhada Erwin Resmi Jabat Dandim 0811 Tuban   |   13:00 . 7 Kali Dipenjara, Warga Merakurak Lagi-lagi Gasak Handphone Tetangga   |   12:00 . Lepas Sambut Dandim 0811 Tuban, Bupati Halindra Ungkap Kenangan Manis Bersama Viliala Romadhon   |   07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |  
Thu, 09 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tim Labfor Polda Jatim Periksa Puing-puing Titik Dugaan Awal Munculnya Api

bloktuban.com | Thursday, 05 March 2020 14:00

Tim Labfor Polda Jatim Periksa Puing-puing Titik Dugaan Awal Munculnya Api

Reporter Khoirul Huda

blokTuban.com - Tim Laboratoriun Forensik (Labfor) Polda Jatim melakukan pemeriksaan dan mengidentifikasi puing-puing bekas kebakaran Pasar Baru Tuban, Kamis (5/3/2020).

Kedatangan Tim Labfor di Pasar Baru Tuban tersebut didampingi oleh Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, Kasatreskrim serta sejumlah PJU Polres Tuban serta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban, Agus Wijaya.

Pantauan blokTuban.com, tim labfor langsung bergerak untuk melakukan memeriksa dikios yang diduga kuat sebagai titik awal munculnya api, pada Selasa (3/3/2020) lalu. Pemeriksaan itu dilakukan secara detail, meliputi puing-puing bekas alat elektronik serta bekas-bekas instalansi listrik.

"Sekarang beberapa personel tim Labfor sedang memeriksa titik yang diduga awal munculnya api," terang Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat berada di lokasi, Kamis (5/3/2020).

Kapolres menegaskan, menurut keterangan dari sejumlah masyarakat titik awal munculnya api berasal dari kios ini. Sehingga dilakukan Olah TKP oleh tim labfor secara laboratoris guna untuk mengetahui sumber api.

"Dengan mengumpulkan sejumlah puing-puing kebakaran serta ini, nantinya tim labfor akan bisa menyimpulkan dari mana sumber api," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Data dari Diskoperindag Tuban menyebutkan, bencana kebakaran pasar di Jalan Gajah Mada ini mencapai 70 sampai 75 persen. Didominasi los dan dasaran yang dilahap si jago merah.

"Kios 463 unit dan los 993 unit yang terdampak. Untuk jumlah total pedagang di Pasar Baru hampir 2000 orang," terang Kepala Diskoperindag Tuban, Agus Wijaya.[hud/ito]

Tag : kebakaran, pasar, baru, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more