20:00 . Air Laut dari Pantai Semilir, Bisa Obati Penyakit Kulit?   |   19:00 . Twin Cafe, Pilihan Tempat Nongkrong yang Asyik Bareng Teman   |   18:00 . Uniknya Battle Latte Art, Seni Menghias Kopi dalam Acara Ningrat Market Fest   |   17:00 . IKA PMII Tuban Gelar Raker, Berikut Program Prioritasnya   |   16:00 . Polsek Widang Larang Masyarakat Pasang Perangkap Tikus Listrik   |   15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |   10:00 . Tingkatkan Kapasitas SDM, IAINU Tuban Gelar Bimtek Pengelolaan Kampus   |   09:00 . Sit With Emotion, Salah Satu Cara Memanajemen Quarter Life Crisis   |  
Mon, 17 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Koordinator Proyek Kilang Tuban Jelaskan Manfaat Pembangunan NGGR

bloktuban.com | Tuesday, 05 February 2019 20:00

Koordinator Proyek Kilang Tuban Jelaskan Manfaat Pembangunan NGGR

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kilang New Grass Root Refinery (NGGR) atau Kilang Tuban yang akan dibangun di wilayah Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban bakal menjadi salah satu penopang pemenuhan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia.

Bila selama ini, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi minyak di dalam negeri harus impor sebesar 110 juta liter per hari, maka dengan dibangunya Kilang NGGR atau Kilang Tuban pemenuhan kebutuhan minyak di dalam negeri sebanyak 220 juta liter per hari akan terpenuhi.

Selain untuk memenuhi kebutuhan BBM di dalam negeri, pembangunan kilang Minyak Tuban juga akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Karena dengan dibangunya kilang minyak itu akan menyerap ribuan tenaga kerja dengan mengedepankan masyarakat terdampak sebagai perioritas pertama.

"Kilang minyak akan banyak menyerap tenaga kerja, dan masyarakat akan mendapatkan prioritas pertama," kata Projek Koordinator NGGR Tuban, Kadek Ambarajaya, Selasa (5/2/2019).

Selanjutnya, masyarakat sekitar juga merasakan akan ada peningkatan permintaan konsumsi kebutuhan primer untuk pekerja atau karyawan kilang minyak, seperti halnya kebutuhan makanan, pakaian serta perumahan atau kos-kosan. 

"Ini menjadi peluang usaha baru bagi warga masyarakat sekitar," papar Kadek 

Selain itu, juga akan ada peningkatan permintaan kerja sama dalam proyek, antara lain dengan kontraktor lokal, suppliyer lokal dan workshop lokal. 

Dan tidak menutup kemungkinan akan berkembang dan tumbuh industri pendukung yang mempercepat pertumbuhan perkembangan daerah sekitar kilang antara lain, transportasi, ojek angkot, restaurant atau warung, kos-kosan atau prnginapan, pasar swalayan, hiburan, pelayanan kesehatan pendidikan dan lainnya. [hud/col]

Tag : KILANG, NGGR



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more