12:00 . Tips Memulai Bisnis Bucket Snack Kekinian   |   10:00 . Relawan Tambakboyo Tuban Galang Bantuan Korban Erupsi Semeru   |   07:00 . Gejala Infeksi Luka Jahitan yang Wajib Diketahui dan Cara Menanganinya   |   20:00 . Jarak Luncur Guguran Lava Pijar Gunung Semeru 500-800 Meter   |   19:00 . Kelompok Informasi Masyarakat Tersosialiasi di 11 Kecamatan Tuban   |   18:00 . Puluhan Menu Tersaji di Festival Masakan Khas Tuban, Wakili Sisi Utara, Tengah dan Selatan   |   17:00 . Langkah Pemerintah Deteksi Omicron, Testing dan Tracing Perjalanan Internasional   |   16:00 . WHO Jelaskan Omicron, Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Panik   |   12:00 . All Out Dukung Tim Kebanggaan, Suporter Persatu Tuban Adakan Gerakan Penggalangan Dana   |   11:00 . Alumni SMK TJP Tuban Perkuat Indonesia di Kompetisi Pengelasan InternasionalĀ    |   10:00 . Pindah Tugas ke Banda Aceh, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon Pamitan   |   08:00 . Pengelolaan JDIH Tuban Masuk 10 Besar Terbaik Nasional   |   07:00 . Mengenal Tantrum Anak, Serta Bagaimana Cara Menanganinya   |   21:00 . Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Natal dan Tahun Baru   |   20:00 . Pekerja yang Bekerja di Harus Terapkan Sistem Perlindungan   |  
Sun, 05 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Musim Liburan, Lho..! Penjual Oleh-oleh Gigit Jari

bloktuban.com | Sunday, 30 December 2018 18:00

Musim Liburan, Lho..! Penjual Oleh-oleh Gigit Jari

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Libur akhir tahun yang juga bebarengan dengan libur akhir semester siswa sekolah, tidak dirasakan dampaknya oleh para pedagang oleh-oleh khas Tuban yang berada di Jalan Raya manunggal Tuban-Babat, lantaran para pedagang mengeluh sepinya pembeli yang mampir di lapak dagangannya.

Siti (43), penjual oleh-oleh mengungkapkan, dari tahun ke tahun penjualannya mengalami penurunan. Menurutnya hal ini dikarenakan saat ini banyak tempat wisata baru dan di sana juga terdapat pedagang oleh-oleh, sehingga wisatawan jarang mampir ke tempatnya.

"Sepi banget kadang pernah sehari gak dapat uang, karena saat ini banyak tempat wisata baru," ungkap Siti.

Hal senada juga diungkapkan pedagang lain, Nana (29), menurutnya liburan kali ini lebih ramai dua tahun yang lalu, saat ini setiap harinya ia hanya dapat Rp500 hingga Rp600 ribu.

"Menurun banget, saat ini sehari paling banyak dapat Rp500 itupun kotor, mau jualan di tempat wisata takut gak laku udah jauh-jauh kesana," katanya. [nid/rom]

Tag : pedagang



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more