17:00 . Pemkab Tuban Bakal Evaluasi Bansos Lebih Tepat Sasaran   |   16:00 . Jembatan Glendeng Masih Proses Anggaran Lagi?   |   15:00 . Bakpao Buatan Napi Lapas Menggugah Selera   |   14:00 . Tak Terdampak Covid-19, Anak-anak Alihkan BST ke Warga Kurang Mampu   |   07:00 . Awas, Ini Lima Risiko Penyakit Jika Pakai Lipstik Setiap Hari   |   17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |  
Sun, 01 August 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Jembatan Widang-Babat Ambruk

DPR RI: Jembatan Ambruk, Tanggung Jawab Perusahaan Pemilik Truk

bloktuban.com | Thursday, 19 April 2018 15:00

DPR RI: Jembatan Ambruk, Tanggung Jawab Perusahaan Pemilik Truk

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sigit Susiantomo mengatakan, insiden ambruknya jembatan Widang-Babat pada Selasa (17/4/2018) kemarin, menjadi tanggung jawab perusahaan dari pemilik truk.

"Yang bertanggung jawab atas musibah ini ya pihak perusahaan," kata Politisi Partai PKS, saat meninjau lokasi runtuhnya Jembatan Widang, Kamis (19/4/2018).

Menurut Sigit, insiden ambruknya jembatan Widang yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia di tempat tersebut murni tindakan kesegajaan dari sopir truk yang berusaha mendahului kendaraan di depannya tanpa memperhitungkan situasi dan kondisi jembatan yang sudah tua.

Lebih lanjut, idealnya jembatan Widang-Babat ini bisa menopang beban sekitar 70 ton, tetapi kapasitas muatan ketiga truk melebihi itu dan seluruhnya mencapai sekitar 145 ton. "Kecelakaan ini sebenarnya bisa dihindari andai saja truk dengan muatan puluhan ton itu tidak saling mendahului," tambahnya.

Selain itu, DPR RI juga menyoroti sistem jembatan timbangan. Menurutnya meski ada perubahan regulasi atau aturan dari Pemerintah Pusat terkait sistemnya. Namun bukan berarti tidak bisa berjalan secara maksimal.

"Ke depan dengan adanya insiden ini, semua pihak diharap dapat dijadikan catatan agar kejadian serupa tidak kembali terulang," pungkas Sigit. [hud/col]

Tag : jembatan, ambruk, dpr ri

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat