19:00 . Rindu Kelompok Lele, Diskanak Tinjau WAE Lapas di Merakurak   |   18:00 . Tinggal di Kos-kosan, 1 DPO Kasus Penyekapan Pegawai Finance Ditangkap   |   10:00 . Kemenag Tuban Gelar Bimtek Pelayanan KUA Berbasis IT   |   08:00 . Warga Tegalbang Lestarikan Sedekah Bumi   |   07:00 . Dear Parents, Ini Lima Langkah Mendidik Anak Cerdas dan Sukses di Masa Depan   |   17:00 . Puskemas Targetkan Vaksinasi AstraZeneca di Kecamatan Soko 70%   |   16:00 . Teken MoU Dengan Sejumlah Instansi, Bupati Resmikan Operasi MPP Tuban   |   15:00 . Ratusan Warga Desa Rahayu Divaksin Astra Zenica   |   14:00 . Cukup 1 Jam Bikin Hidupmu Adaptif dan Produktif   |   13:00 . Pertamina Terminal LPG Bantu Ambulance dan Bangun Masjid di Jenu   |   12:00 . Pembantu Pasien Covid-19 Varian India Pulang ke-Singgahan Dalam Keadaan Sakit   |   07:00 . Akibat Tertutup Masker, Anak-Anak Kesulitan Membaca Emosi   |   19:00 . Warga Bersama TNI Koramil Bangilan Kerja Bakti Perbaiki Saluran Air   |   18:00 . Meski Pandemi, Antusias Perajin Uleg-Uleg di Kendalrejo Tetap Tinggi   |   15:00 . Google News Initiative - AMSI Berikan Pelatihan untuk Media Siber Skala Kecil dan Menengah   |  
Fri, 18 June 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kunjungan Presiden Jokowi ke Tuban

Dibubarkan Dengan Kekerasan, Mahasiswa Alami Luka-luka

bloktuban.com | Thursday, 08 March 2018 17:30

Dibubarkan Dengan Kekerasan, Mahasiswa Alami Luka-luka

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Dua tokoh mahasiswa yang melakukan aksi penolakan kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) di Kabupaten Tuban mengalami luka-luka setelah mendapatkan perlakuan keras dari aparat.

Kedua mahasiswa tersebut adalah Ketua GMNI Tuban, Syaiful Anwar yang mengalami luka benjol pada bagian kepala dan Ketua IMM Tuban, Yusron yang mengalami sesak nafas kemungkinan kena pukul pada bagian dada.

"Syaiful Anwar mengalami pukulan di kepala dan Ketua IMM Yusron mengalami dada sesak, dan kita saat ini melakukan visum di RSUD Tuban," kata Ketua PC PMII Tuban,Habib Mustofa, salah satu mahasiswa yang diamankan polisi melalui sambungan telepon, Kamis (8/3/2018).

Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Sutrisno HR, mengklaim tidak ada kekerasan dalam pembubaran demonstrasi tersebut. Ia juga menegaskan aparat tidak boleh melakukan pemukulan dalam membubarkan aksi demonstrasi.

"Tidak ada pemukulan, tadi Kasat Intel langsung membawa korlapnya ke dalam mobil," ujar Kapolres Tuban saat ditemui blokTuban.com.

Diketahui, dalam aksi tersebut mahasiswa menggelar longmarch dari Jalan Tembus Gedongombo menuju ke kantor pemerintah kabupaten (Pemkab) Tuban.

Saat berada di depan kantor Pemkab mereka dihadang dan tidak lama kemudian aksi tersebut dibubarkan paksa oleh aparat dan beberapa mahasiswa dan koordinator aksi ditangkap.[hud/ono]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more