08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |   14:00 . Hati-hati Calo Plasma Sudah Berkeliaran di Tuban   |   13:00 . Anggaran KONI Dikepras, FPKB Teriak   |   12:00 . Ringankan Beban Warga, Lapas Salurkan 50 Paket Sembako   |   11:00 . Sidak Bansos, Bupati Sorot Kinerja Pendamping, Agen hingga Supplier   |   09:00 . Kapolda Jateng Ajak Warga Pergerakan Jalan Bareng   |   08:00 . Dewan Pers Apresiasi Peluncuran AMSI Crisis Center Covid-19   |   07:00 . Jangan Buka Jendela Saat Cuaca Panas, Ini Anjuran Dokter   |   20:00 . PPKM Level 4: Polisi Bagi Bansos Ke PKL   |   19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |  
Fri, 30 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tersambar Petir Saat Berteduh

Suprih: Petir Menyambar, Dua Orang Terpental

bloktuban.com | Saturday, 12 December 2015 23:00

Suprih: Petir Menyambar, Dua Orang Terpental

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Suprih (44), saksi mata tersambarnya petir dua warga Dusun Lengki, Desa Pakel, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, mengaku sangat dekat dengan lokasi kejadian.

Saat kejadian, Suprih memang tidak ikut naik ke gubuk untuk berteduh ketika hujan lebat. Saat itulah, mendadak terdengar suara halilintar dan dia melihat dua korban Watini (35) dan Srimami (40) terpental dari gubuk tempat dia berteduh.

"Saya sangat terkejut, dan melihat Watini dan Srimami terpental," jelas Suprih, yang terlihat masih shock.

Suprih mengaku tidak sampai terkena sambaran petir. Hanya saja, dia mengaku kakinya sempat kram dan sulit digerakkan ketika kejadian.

Saksi mata lain, Rokemah (50), juga mengungkapkan hal yang sama. Saat itu memang dia ada di lokasi kejadian dan sangat dekat dengan kedua korban. Beruntung dia tidak ikut tersambar ketika kejadian.

"Saya tidak apa-apa Mas, justru ikut menolong korban dan memanggil orang yang ada di sekitar sawah," terang Rokemah.

Diketahui, dua warga Desa Pakel, Kecamatan Montong, tersambar petir ketika berada di sawah. Akibatnya satu korban atas nama Watini meninggal dunia dan korban lain Srimami mengalami luka. [hud/mu]

Tag : petir, montong

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat