Shalat Sunnah  Hajat Atau Tahajud Mana yang Dikerjakan Lebih Dulu?

Oleh: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Shalat sunnah yang diajarkan dalam Islam memiliki waktu dan tujuan yang berbeda. Seperti shalat tahajud dan shalat hajat.

Lantas bagaimana jika dalam satu waktu hendak mengerjakan shalat keduanya. Mana yang lebih dulu harus dilaksanakan, apakah sholat hajat atau tahajud dulu?

Shalat sunnah tahajud adalah shalat sunnah yang dilakukan pada malam hari setelah tidur, kemudian bangun kembali untuk melaksanakan shalat. 

Shalat ini sangat dianjurkan dalam Islam karena dilakukan pada waktu yang sangat disukai oleh Allah, yaitu pada sepertiga malam terakhir sebelum waktu Subuh.

Sebagaimana disebutkan dalam Hasyiyatul Bajuri

وهو لغة رفع النوم بالتكلف واصطلاحا صلاة بعد فعل العشاء ولومجموعة مع المغرب جمع تقديم وبعد نوم ولوكان النوم قبل العشاء وسواء كانت تلك الصلاة نفلا راتبا اوغيره ومنه سنة العشاء والنفل المطلق والوتراو فرضا قضاء او نذرا

Artinya: Tahajud secara bahasa adalah bangun dari tidur yang berat. Sedangkan menurut istilah adalah shalat yang dilakukan setelah shalat isya (walaupun shalat isya’nya dijama’ taqdim dengan maghrib) dan setelah tidur. Meskipun tidurnya sebelum memasuki waktu isya’, (demikian pula dianggap sebagai tahajud) walaupun shalat sunah rawatib, sunah mutlaq, witir. Juga (bisa dianggap sebagai tahajud) shalat wajib yang karena qadha atau nadzar.

Sementara shalat hajat merupakan sholat sunnah yang dilaksanakan karena sebab tertentu atau karena kebutuhan mendesakatau ketika seseorang memiliki hajat atau kebutuhan tertentu. 

Shalat ini bisa dilakukan kapan saja, tidak ada waktu khusus yang ditentukan. Biasanya, shalat sunnah Hajat dilakukan sebelum atau sesudah shalat fardu, atau pada malam hari sebelum tidur.

Sebagaimana diterangkan Imam Ghazali dalm Ihya’ Ulumuddin:

الثامنة صلاة الحاجة فمن ضاق عليه الأمر ومسته حاجة فى صلاح دينه ودنياه الى امر تعذر اليه فليصل هذه الصلاة

Artinya: Yang kedelapan (dari beberapa shalat sunah yang memiliki sebab) adalah shalat hajat. Siapa saja yang berada dalam kondisi terjepit dan membutuhkan sesuatu baik urusan dunia maupun akhirat sedangkan dia tidak mampu menyelesaikannya, hendaklah dia melaksanakan shalat (hajat) ini.

Lantas,  mana yang lebih dulu harus dilaksanakan, sholat hajat atau tahajud dulu? Untuk lebih jelasnya, mari simak ulasannya di bawah ini yang dilansir dari berbagai sumber. 

Jadi, jika kamu terbangun pada waktu malam hari, kamu bisa melaksanakan sholat sunnah dua rakaat, lalu shalat taubat. Setelah itu, kamu bisa melaksanakan sholat tahajud yang  2-8 rakaat yang kemudian ditutup shalat witir 3 rakaat.

Usai sholat tahajud, kamu bisa lanjutkan dengan melaksanakan sholat hajat 2-12 rakaat. Pada setiap rakaat sholat Hajat, diwajibkan untuk baca surat Alfatihah, ayat kursi, serta surat Al Ikhlas. 

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS