BMKG Catat 168 Gempa Susulan, Warga Tuban Diminta Tetap Tenang

Reporter : Muhammad Nurkholis

blokTuban.com - Menurut laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban, setelah gempa utama berkekuatan 6.0 Magnitudo pada Sabtu (23/3/2024) pukul 11.22 WIB, telah terjadi ratusan gempa susulan. 

Kepala BMKG Kabupaten Tuban, Zem Irianto Padama, menyatakan bahwa hingga pukul 13.35 WIB, telah terjadi 168 gempa susulan di lokasi tersebut. 

“Hingga saat ini telah terjadi 168 kali gempa susulan,” ujar Zem.

Meskipun kondisi saat ini dianggap relatif aman, Zem menekankan pentingnya tetap waspada karena masih ada potensi gempa susulan. 

“Kini relatif aman meski masih ada gempa susulan,” katanya.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan terus mengikuti informasi resmi dari BMKG Tuban untuk menghindari informasi yang salah.

[BACA JUGA]: Pusat Penelitian MKPI ITS Sebut Gempa Tuban Fenomena Langka di Indonesia

Sebelumnya, Amien Widodo, seorang peneliti senior dari Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim di ITS, menyatakan bahwa gempa Tuban termasuk dalam kategori dangkal dan jarang terjadi. 

Dia menjelaskan bahwa gempa ini adalah sebuah fenomena langka, karena kedalamannya 10 kilometer dan disebabkan oleh sesar aktif, yang membuat daerah guncangan semakin meluas hingga daratan Pulau Jawa. 

Meskipun tidak berpotensi tsunami karena pergeserannya horizontal, gempa ini dapat diikuti oleh beberapa gempa susulan dengan magnitudo lebih rendah. 

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Drs. Sudarmaji mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, serta menghindari bangunan yang berpotensi roboh. 

"Jangan mudah percaya pada berita palsu, dan disarankan untuk memverifikasi informasi melalui kanal resmi Pemkab Tuban, BPBD Tuban, BMKG Tuban, atau BNPB," pungkasnya. [Nur/Ali]