08:00 . Diancam Pohon Tumbang Tepian Bengawan, Warga Simo Kerja Swadaya   |   07:00 . Lebih Sehat dengan Bangun Pagi, Begini Cara Menjadi Morning Person   |   20:00 . AMSI Rumuskan Strategi Mendorong Ekosistem Digital yang Adil bagi Media Siber   |   19:00 . Tuban Banjir, Hingga Minggu Malam Hujan Belum Reda   |   15:00 . Marak ODGJ Awal Tahun 2021, Ini Kata Kasatpol PP Tuban   |   14:00 . Operasi Yustisi, 4 Orang Tak Pakai Masker Diminta Push Up   |   12:00 . Pemkab Tuban Inginkan Jalan Pantura Dibeton   |   10:00 . Pecinta Sepeda Tua Asal Rengel Ditemukan Meninggal di Plumpang   |   07:00 . Tips Tampil Elegan Tanpa Habiskan Banyak Uang   |   16:00 . Dandim Tuban Tanam Pohon di Kawasan Air Terjun Nglirip   |   15:00 . Meski Dihimpit Pandemi, Capaian BAZNAS Tuban Lampaui Target   |   14:00 . Anggota DPRD di Tuban Mengecat Lubang Jalan yang Bahayakan Pengendara   |   13:00 . Unirow Tuban Peringkat 154 dari 2.136 Perguruan Tinggi se-Indonesia   |   12:00 . Hindari Tumpahan Kalsium di Jalur Pantura, Pengendara Motor Jatuh   |   10:00 . Inilah Kriteria Orang Tak Bisa Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac   |  
Mon, 25 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuban Aman dari Kekeringan Meteorologis

bloktuban.com | Wednesday, 15 July 2020 12:00

Tuban Aman dari Kekeringan Meteorologis


Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Berdasarkan hasil monitoring kejadian hari kering berturut-turut dan prediksi probabilistik curah hujan dasarian, terdapat indikasi potensi kekeringan meteorologis hingga dua dasarian ke depan dengan status waspada hingga awas, Rabu (15/7/2020).

Dari hasil monitoring tersebut, Kedeputian Bidang Klimatologi BMKG menyebutkan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis dengan kategori waspada di antaranya Bali Kota Denpasar, Jawa Barat Kabupaten Cianjur, Cirebon. Jawa Tengah di Kabupaten Demak, dan Karanganyar.

Di Jawa Timur mencakup Kabupaten Blitar, Gresik, Jember, Kota Surabaya, Lumajang, Mojokerto, Ponorogo, Probolinggo, dan Trenggalek. Daerah Maluku ada di Kabupaten Maluku Barat Daya, dan Kepulauan Tanimbar. Nusa Tenggara Barat meliputi Kabupaten Lombok Barat, dan Lombok Utara.

Nusa Tenggara Timur mencakup Kabupaten Alor, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Timor Tengah Utara.

Sementara wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis dengan kategori siaga adalah Bali di Kabupaten Buleleng. DI Yogyakarta mencakup Kabupaten Bantul, Gunung Kidul, Kota Yogyakarta, Kulonprogo, dan Sleman

Jawa Tengah di Kabupaten Jepara, Klaten, Purworejo, Sragen, Sukoharjo, dan Wonogiri. Jawa Timur di Kabupaten Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Lamongan, Madiun, Magetan, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pamekasan, Pasuruan, Sampang, Sidoarjo, dan Situbondo

Nusa Tenggara Barat di Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, Kota Bima, Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, dan Sumbawa Barat. Nusa Tenggara Timur di Kabupaten Belu, Ende, Flores Timur, Kupang, Lembata, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sikka, Sumba Barat Daya, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan.

Untuk wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis dengan kategori awas adalah Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Kota Kupang. BMKG mengimbau masyarakat serta pemerintah daerah setempat yang wilayah berada dalam daftar di atas untuk mengantisipasi dampak kekeringan ini terhadap sektor pertanian, yaitu berkurangnya pasokan air pada lahan pertanian.

Di samping itu, pada sektor lingkungan, yaitu meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan dan berkurangnya sumber air untuk kebutuhan rumah tangga.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Tuban, Rofiq Isa Mansyur bersyukur Kabupaten Tuban aman dalam dua dasarian ke depan. Peluang hujan masih ada meskipun intensitas ringan.

"Untuk musim kemarau yang tidak ada hujan sama sekali diprediksi sekitar bulan September-Oktober," pungkas Rofiq. [ali/ono]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kekeringan, bmkg, meteorologis



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more