17:00 . KPU Tuban Optimis Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Tetap Tinggi   |   16:00 . Tracing Lanjutan Lima Orang Positif Corona   |   15:00 . Perkiraan Gelombang Laut, untuk Lima Hari ke Depan   |   14:00 . Jelang Hari Raya Idul Adha, Sejumlah Kebutuhan Pokok Terpantau Naik   |   13:00 . ´╗┐Siapkan 20.000 Rapid Test Gratis Bagi Peserta UTBK Kurang Mampu   |   12:00 . Giat Cipkon, Tak Pakai Masker Langsung Ditindak   |   10:00 . Dahan Pohon Patah Usai Diserempet Truk, Satu Sepeda Motor Rusak   |   08:00 . Patroli Gabungan Skala Besar, Sasar Warkop, Kafe hingga Lokasi Balap Liar   |   21:00 . Sehari Ada Tambahan 7 Kasus Positif Baru   |   20:00 . Pengendara Motor Tabrak Pohon Hingga Meninggal Dunia   |   12:00 . 7.015 Pekerja Seni Bisa Beraktifitas Lagi 24 Juli   |   09:00 . Ponpes Langitan Siap Sambut New Normal   |   08:00 . Tambah Dua Perempuan Positif, Kasus Corona di Tuban Belum Berhenti   |   07:00 . Demi Manfaat Maksimal, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Kopi   |   21:00 . Pesan Direktur Utama Pertamina EP pada MWT di PEP Asset 4 Poleng Field   |  
Mon, 06 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 31 May 2020 09:00

Waspada Corona, Jangan Panik

Biaya Perawatan Satu Pasien Corona di Tuban Minim Rp50 Juta

Biaya Perawatan Satu Pasien Corona di Tuban Minim Rp50 Juta

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Dari total anggaran Corona di Kabupaten Tuban sebanyak Rp241 juta, baru 10 persennya kisaran Rp20 juta yang terserap. Serapan anggaran ini paling tinggi dipakai untuk kesehatan, yaitu membiayai perawatan setiap pasien corona baik PDP atau positif, Minggu (31/5/2020).

Data dari RSUD dr. R. Koesma Tuban sebagai rumah sakit rujukan penanganan corona, satu pasien minimal membutuhkan anggaran Rp40-50 juta. Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein menyebutkan biaya ini bisa lebih besar tergantung lama hari perawatan di RS.

"Selain itu dipengaruhi kecepatan hasil tes swab keluar. Jika tes swab lambat walaupun pasien negatif kan tetap dirawat," terang Wabup dua periode.

Data dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tuban, Kabupaten Tuban memiliki anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp240.569.515.776 yang dibagi untuk beberapa sektor.

Mulai penanganan kesehatan Rp137.485.286.677, dampak ekonomi Rp43.583.059.802, dan jaring pengaman sosial Rp 59.501.169.297. Anggaran sebesar itu, lanjut Wabup dua periode cukup dan bukan berlebih. Kendati demikian, untuk membeli rapid tes yang akurat stok barangnya kosong.

Lebih dari itu, Direktur RSUD Koesma juga berharap bisa melaksanakan tes swab mandiri. Tenaga medis RSUD terlatih sudah siap, tapi masih terkendala di alatnya.

"Upaya lain kami juga sudah pesan alat ventilator untuk pasien sesak napas dan menambah ruang isolasi," imbuhnya.

Peta sebaran Covid-19 Kabupaten Tuban, per tgl 30/5/2020 hingga pukul 18.00 WIB tidak ada perubahan data untuk ODP dan PDP yaitu jumlah kumulatif ODP sebanyak 629 orang dengan keterangan sebanyak 517 orang selesai pemantauan dan 112 orang masih dalam pemantauan.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 60 orang. Dari jumlah tersebut tercatat 26 orang sembuh, 14 orang meninggal dunia, dan sisanya yang masih dalam pengawasan sebanyak 20 orang.

Untuk orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sejumlah 44 orang, terdiri dari 4 orang sembuh, 3 orang meninggal dunia, dan 37 orang dalam perawatan. [ali/ito]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Pasien, positif, Covid, biaya, perawatan



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more