13:00 . Pelanggar Protokol Kesehatan Disidang di Tempat   |   12:00 . Suara Nu Diklaim Utuh Ke Pasangan Mbak Ana-De Anwar   |   11:00 . Korslenting listrik, Kandang Sapi Terbakar   |   10:00 . 59 Warga Rengel Pilih Bayar Rp100 Ribu   |   09:00 . Berdayakan UMKM, Bupati Tuban Dianugerahi Natamukti   |   08:00 . Hari Ini Kesempatan Terakhir Peserta Tes CPNS Kirim Hasil Rapid Test   |   07:00 . Ikuti 3 Tips Ini untuk Mengusir Mood Kamu yang Buruk   |   19:00 . Tumpukan Tongkol Jagung di Dekat Pemukiman Warga Terbakar   |   18:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati   |   17:00 . Permudah Akses Energi ke Pelosok, Pertashop Hadir Tingkatkan Ekonomi Desa   |   16:00 . Kekeringan, Dua Desa di Montong Didroping Air Bersih   |   15:30 . Masterplan Transportasi Tuban Dilelang   |   15:00 . Perawat Terpapar Corona, Puskesmas Plumpang Ditutup   |   14:00 . Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah di Palang Rusak   |   13:00 . Hujan Lebat, Sebuah Pohon Tumbang   |  
Fri, 18 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 08 February 2020 16:00

Virus Corona Merebak, Harga Masker di Tuban Naik

Virus Corona Merebak, Harga Masker di Tuban Naik

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Merebaknya virus Corona yang menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, mengakibatkan harga masker di Kabupaten Tuban langka dan harga meroket naik.

Pantauan blokTuban.com di Apotek dan toko kelontong di Tuban menyatakan minimnya stok bahkan ada yang kosong.

Seperti di salah satu Apotek yang berada di Jalan Sutomo, Mega (20) mengatakan, sejak merebaknya virus corona penjualan masker di Apoteknya meningkat tajam.

"Setiap hari sekitar 3 sampai 5 dus masker,"ungkap Salah satu karyawan Apotek, Sabtu,(8/2/2020).

Namun, sudah sekitar satu minggu ini stok masker di apoteknya kosong dan harga mulai naik.

"Dari semula Rp 45 ribu saat ini naik Rp 65 ribu,"ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan, salah satu pemilik Toko Kelontong yang berada di Jalan Basuki Rahmat Tuban, Sudarsono (54) mengatakan, sejak munculnya virus Corona harga masker dari distributor mulai naik dan langka

"Harganya mahal, biasanya jual encer Rp 1000 ribu sekarang naik Rp 2000 ribu dan barangnya juga langka,"tandasnya. [nid/ito]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Masker, tuban, apotik



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more