09:00 . DPP Gerindra Pastikan Belum Panggil Tri Astuti   |   08:00 . Tujuh Kontraktor Diblacklist   |   07:00 . Mengenal Karakter Anak Berdasarkan Hari Lahirnya   |   19:00 . Rekom DPP PDIP Untuk Calon Bupati Tuban Belum Keluar   |   17:00 . Tahun 2019, Total 141,02 Hektare Padi Diajukan Klaim AUTP   |   16:00 . BPBD Berikan Bantuan Material Bangunan di Desa Pucangan   |   15:00 . Pilihan Vape: Antara Pod dan Mod   |   14:00 . Sudah Dibuka, Baru Satu Orang Mendaftar PPS   |   13:00 . Air Terjun Nglirip Saat Banjir Buat Wisatawan Berkurang   |   12:00 . Ketua DPC Gerindra Tuban Beri Keterangan ke DPP Soal Status Warga Kehormatan Bacabup   |   11:00 . Imam Muhlis, Napi Teroris Asal Bima Bebas   |   10:00 . Berikut Ini Persyaratan Anggota PPS   |   09:00 . Diduga Korsleting Listrik, Eks Koramil Merakurak Terbakar   |   08:00 . Hujan 2 Jam, Tuban Banjir   |   07:00 . 4 Probiotik yang Bermanfaat untuk Kesehatan Anak   |  
Thu, 20 February 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 18 January 2020 11:00

Apabila LPG 3 Kg Rp35.000, Pemilik Warung di Tuban Keberatan

Apabila LPG 3 Kg Rp35.000, Pemilik Warung di Tuban Keberatan

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Rencana pemerintah mencabut subsidi LPG 3 Kg di pertengahan tahun 2020, mendapat reaksi dari pemilik warung di Kabupaten Tuban. Kebijakan itu dinilai memberatkan warga yang berpenghasilan kecil.

Eli salah satu penjual sayur dan gorengan di Jalan Brawijaya tidak setuju jika LPG subsidi dicabut. Informasi di media sosial, LPG subsidi yang semula Rp16.000 per tabung bakal naik menjadi Rp35.000.

"Saya tidak setuju, kasihan orang-orang menengah ke bawah kalau tidak disubsidi," tutur Eli yang membeli LPG di pangkalan setempat, Sabtu (18/1/2020).

Harga Rp35.000 per tabung, lanjut Eli, terlalu mahal. Kenaikan 100 persen juga bakal mempengaruhi jualannya. Kalau harga sayur dan gorengan naik, tentu bisa sepi pembeli nantinya.

Untuk memasak di warungnya, saban hari Eli butuh minimal dua buah tabung LPG 3 Kg. Kalau kondisi ramai kebutuhan LPG bisa bertambah hinga tiga sampai empat tabung.

"Saya minta ke pemerintah jangan dicabut subsidinya," harapnya.

Sementara pemilik pangkalan LPG 3 Kg di Jalan Brawijaya, Sukardi mengaku belum menerima surat edaran resmi dari PT. Pertamina (persero) soal pencabutan LPG subsidi tahun ini.

"Tau dari televisi sudah ramai. Kalau Pertamina belum ada edaran," sambungnya.

Selaku pengkalan, Sukardi menjual LPG 3 Kg dengan harga Rp16.000 per tabung. Dalam sehari dirinya bisa menghabiskan 125 sampai 150 tabung. Jika harga naik, dipastikan modal bisnis LPG juga naik 100 persen.

Unit Manajer Communication & CSR MOR V Jatimbalinus, Rustam Aji menanggapi kabar terkait rencana subsidi langsung atau tertutup LPG 3 Kilogram.

"Kalau berdasar info dari Pemerintah, bukan dicabut. Tapi subsidinya tertutup, atau langsung ke penerima/masyarakat yang berhak," terang Rustam.

Sebagai operator, prinsipnya Pertamina siap dengan kebijakan Pemerintah tekait mekanisme distribusi LPG 3 kg. Termasuk jika nanti akan dilaksanakan dengan sistem tertutup.

Pertamina akan selalu memastikan availability produk LPG untuk masyarakat. Setelah ada keputusan akan memastikan lembaga penyalur siap dengan mekanisme distribusi tertutup tersebut.

"Saat ini kami juga masih menunggu arahan selanjutnya dari Pemerintah untuk skema/mekanisme dan waktu pelaksanaannya," tutupnya. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : lpg, elpiji 3 kg, subsidi, bbm



Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more