08:00 . Purnawirawan Polri Jatuhkan Pilihan ke Setia Negara   |   20:00 . Buruh Gudang di Kerek Meninggal Dunia Mendadak   |   19:00 . Tersengat Listrik, Pedagang Nasi di Senori Meninggal   |   19:00 . Puting Beliung Terjang Rumah Warga di Montong   |   18:00 . Rakor Pemasangan APK Berlangsung Alot, KPU: Masih Perlu Koordinasi   |   17:00 . Tiang listrik Korslenting, Nyaris Bakar Rumah Warga   |   16:00 . Wabup Larang Uang BST Dibelikan Sandang   |   15:00 . Hut Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65, Satlantas Polres Tuban Bagikan Masker   |   13:00 . Beredar MoU Penipuan Pembebasan Lahan Kilang Tuban   |   12:00 . Pengembangan UMKM, Pertamina Kembali Salurkan Rp2.7 M   |   11:00 . Selama Pancaroba, Waspadai Cuaca Ekstrim di Jawa Timur   |   10:00 . 10 Ribu Pemilih Pemula Belum Ber-KTP?   |   09:00 . 2 Peserta Reaktif, 1 Positif Corona, SKB CPNS Tetap Jalan   |   08:00 . 1.701 RTLH Selesai Dibangung, Ini Sumber Dananya   |   07:00 . 8 Manfaat Ajaib "Ngopi", Sudah Tahu?   |  
Wed, 23 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 18 January 2020 11:00

Apabila LPG 3 Kg Rp35.000, Pemilik Warung di Tuban Keberatan

Apabila LPG 3 Kg Rp35.000, Pemilik Warung di Tuban Keberatan

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Rencana pemerintah mencabut subsidi LPG 3 Kg di pertengahan tahun 2020, mendapat reaksi dari pemilik warung di Kabupaten Tuban. Kebijakan itu dinilai memberatkan warga yang berpenghasilan kecil.

Eli salah satu penjual sayur dan gorengan di Jalan Brawijaya tidak setuju jika LPG subsidi dicabut. Informasi di media sosial, LPG subsidi yang semula Rp16.000 per tabung bakal naik menjadi Rp35.000.

"Saya tidak setuju, kasihan orang-orang menengah ke bawah kalau tidak disubsidi," tutur Eli yang membeli LPG di pangkalan setempat, Sabtu (18/1/2020).

Harga Rp35.000 per tabung, lanjut Eli, terlalu mahal. Kenaikan 100 persen juga bakal mempengaruhi jualannya. Kalau harga sayur dan gorengan naik, tentu bisa sepi pembeli nantinya.

Untuk memasak di warungnya, saban hari Eli butuh minimal dua buah tabung LPG 3 Kg. Kalau kondisi ramai kebutuhan LPG bisa bertambah hinga tiga sampai empat tabung.

"Saya minta ke pemerintah jangan dicabut subsidinya," harapnya.

Sementara pemilik pangkalan LPG 3 Kg di Jalan Brawijaya, Sukardi mengaku belum menerima surat edaran resmi dari PT. Pertamina (persero) soal pencabutan LPG subsidi tahun ini.

"Tau dari televisi sudah ramai. Kalau Pertamina belum ada edaran," sambungnya.

Selaku pengkalan, Sukardi menjual LPG 3 Kg dengan harga Rp16.000 per tabung. Dalam sehari dirinya bisa menghabiskan 125 sampai 150 tabung. Jika harga naik, dipastikan modal bisnis LPG juga naik 100 persen.

Unit Manajer Communication & CSR MOR V Jatimbalinus, Rustam Aji menanggapi kabar terkait rencana subsidi langsung atau tertutup LPG 3 Kilogram.

"Kalau berdasar info dari Pemerintah, bukan dicabut. Tapi subsidinya tertutup, atau langsung ke penerima/masyarakat yang berhak," terang Rustam.

Sebagai operator, prinsipnya Pertamina siap dengan kebijakan Pemerintah tekait mekanisme distribusi LPG 3 kg. Termasuk jika nanti akan dilaksanakan dengan sistem tertutup.

Pertamina akan selalu memastikan availability produk LPG untuk masyarakat. Setelah ada keputusan akan memastikan lembaga penyalur siap dengan mekanisme distribusi tertutup tersebut.

"Saat ini kami juga masih menunggu arahan selanjutnya dari Pemerintah untuk skema/mekanisme dan waktu pelaksanaannya," tutupnya. [ali/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : lpg, elpiji 3 kg, subsidi, bbm



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more