17:00 . Berkah Salat Dhuha, Guru TPQ ini Bisa Dapat Hadiah Umroh   |   16:00 . Bayi Penderita Kelainan Usus Akhirnya Meninggal   |   15:00 . Pentingnya Toleransi Beragama Ditanamkan Sejak Dini   |   14:00 . Perhatian Pemkab Tuban ke TPQ Diungkap di Hadapan 7000 Guru   |   13:00 . Tahun Ini Gaji Guru TPQ Naik 100 Persen   |   12:00 . Polres Tuban Raih Penghargaan Kategori Pelayanan Prima Dari Kemenpan-RB   |   11:00 . UMK Tuban Rp2,5 Juta, Begini Sikap Serikat Pekerja Nasional   |   10:00 . 15 Persen Balita di Tuban Masih Gizi Buruk   |   09:00 . Awas! Merusak Fasilitas Umum, Pidana 3 Bulan, Denda Rp50 Juta   |   08:00 . Bayi Alami Kelainan Usus Butuh Uluran Tangan Anda   |   07:00 . 7 Fakta tentang Menyusui   |   19:00 . Rekrutmen Panwascam   |   18:00 . Tutup Buku PTSL 2019, Begini Hasilnya   |   17:00 . Usia 81 Tahun Ikuti Nikah Masal, Begini Ungkapan Kebahagiaannya   |   16:00 . UMK Tuban Disahkan 2,5 Juta, Perusahaan yang Tak Sanggup Bisa Lakukan ini   |  
Fri, 22 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 05 November 2019 14:00

Tak Ditemui Bupati dan Ketua DPRD, Peserta Hearing Mafia Retribusi Keluar

Tak Ditemui Bupati dan Ketua DPRD, Peserta Hearing Mafia Retribusi Keluar

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Tak puas hanya ditemui Ketua komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban dan Kepala Dinas Perikanan dan Pertenakan Tuban,  massa aksi jilid dua kupas tuntas mafia retribusi di Bumi Wali keluar dari ruangan hearing DPRD Tuban. 

Pagi ini,  Selasa (5/11/2019) PC. PMII Tuban melakukan aksi lanjutan,  terkait kupas tuntas mafia retribusi di Bumi Wali yang sebelumnya telah dilakukan pada hari Jumat (18/10/2019) lalu di depan Gedung Pemerintah Kabupaten Tuban. Usai melakukan orasi massa aksi diperkenankan masuk di ruang pertemuan.    

Ketua PC. PMII Tuban,  Musthofatul Adib mengatakan, saat di forum pihaknya menginginkan adanya Ketua DPRD, Kepala Dinas Perikanan, nelayan dan Bupati Tuban. 

"Kami mengingatkan dalam forum ada Ketua DPRD dan Bupati Tuban," ungkap Adib. 

Lebih lanjut, kelanjutan dari aksi hari ini sesaui yang diungkapkan komisi III DPRD Tuban akan mengkomunikasikan agenda kejelasan dalam satu minggu ke depan.

"Beliau mengungkapkan siap mengagendakan dalam satu minggu ke depan,"ungkapnya. 

Sementara itu, ketua komisi III DPRD Tuban,  Hartomo mengatakan,  massa menghendaki dalam forum adanya Bupati Tuban dan Ketua DPRD Tuban,  namun hari ini DPRD ada sidang paripurna dan membahas enam mata acara sampai sore. 

"Dijadwal akan selesai pukul 14.00 WIB,  setelah itu Ketua DPRD akan bertemu dengan teman-teman pasar," ungkap Hartomo. 

Selanjutnya,  pada pukul 14.30 WIB juga ada kunjungan yang sudah dijadwalkan. Dengan adanya agenda-agenda itu sehingga hari ini Ketua DPRD tak hadir.  "Namun, tadi sahabat - sahabat ingin keluar dari ruang pertemuan kemudian ingin menyampaikan apresiasi di depan gedung. Itu keinginan mereka saya diminta untuk menghubungi barang kali bisa menjadwalkan," tandasnya. [nid/lis]












Tag : Mafia, retribusi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more