16:00 . Kunjungi Ponpes Tangguh di Prambontergayang, Ini Pesan Bupati   |   15:00 . New Normal, PWI Tuban Bagi Masker   |   14:00 . Abrasi Air Laut di Tuban Semakin Parah, 4 Rumah Warga Bancar Rusak   |   13:00 . Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Sapu Jalan   |   12:00 . Pencuri Spesialis Kotak Amal Tertangkap   |   11:00 . Pencurian Kotak Amal Terekam CCTV   |   10:00 . BLT-DD Diperpanjang Tiga Bulan, ini Nominalnya...   |   09:00 . Masa Pandemi, Jumlah Penderita DBD di Tuban TurunĀ    |   08:00 . Setiajit Cor Jalan Depan Makam Brawijaya V   |   07:00 . 3 Kebutuhan Dasar Tumbuh Kembang Anak yang Harus Dipenuhi   |   21:00 . Dua Kali Tes PCR, 11 Pasien Positif Sembuh   |   20:00 . Sidang Gugatan Pemilihan Pengurus Klenteng, Tergugat Hadirkan Dua Saksi   |   19:00 . Konsultasi Publik Amdal Kilang GRR Libatkan Warga Lima Desa   |   18:00 . Pencuri Kotak Amal, Masukkan Koin Sebelum Dicuri   |   16:00 . BPBD Tuban Beri Bantuan Pada Keluarga Korban Tenggelam   |  
Tue, 07 July 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 31 October 2019 09:00

Dampak Kemarau Panjang, Intip Potret Bengawan Solo Kering

Dampak Kemarau Panjang, Intip Potret Bengawan Solo Kering

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Dampak kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, membuat Sungai Bengawan Solo yang membentang di wilayah setempat surut dan mengering.

Pantauan blokTuban.com, sungai terpanjang di pulau jawa itu mengering sampai dasar hingga menjadi akses kendaraan warga dari Kecamatan Rengel, Tuban ke Kecamatan Kanor, Bojonegoro maupun sebaliknya.

Bahkan, setiap pagi dan sore hari ratusan warga serta para pemuda juga melakukan aktivitas mengisi waktu senggangnya di sungai tersebut, seperti olahraga dan bermain.

Menurut keterangan warga Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Tari (60), mengeringnya sungai bengawan solo ini dikarenakan dampak musim kemarau panjang yang melanda wilayah setempat dan beberapa wilayah di hulu sungai.

"Sudah sekitar lima hari ini sungai mengering, dan sekarang menjadi akses warga dari Tuban ke Bojonegoro," ujar Tari (60) yang juga seorang penambang pasir, Kamis (31/10/2019).

Bahkan, fenomena mengeringnya sungai bengawan solo tahun ini merupakan fenomena yang parah dari dampak kemarau panjang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun-tahun lalu tidak sampai begini," imbuh Tari.

Sementara itu, warga Prambonwetan, Rengel, Kukuh (39) mengaku, mengeringnya sungai bengawan solo ini sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Namun baru sekitar lima hari ini sungai bengawan solo jadi akses warga.

"Sejak mengering, setiap sore banyak orang datang kesini melakukan berbagai aktivitas di sini," tandas Kukuh. [hud/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : bengawan solo, sungai, kekeringan, kemarau



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more